Johan Merdeka Kritik Sikap Rico Waas soal AFF U-19: Momentum Emas Pariwisata Medan Jangan Disia-siakan

MEDAN –medanoke.com, Penyelenggaraan Piala AFF U-19 yang akan berlangsung di Medan dan Deli Serdang dinilai seharusnya menjadi momentum strategis untuk mempromosikan pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Namun, pernyataan Wali Kota Medan, Rico Waas, terkait keterbatasan pembiayaan fasilitas peserta karena tidak dianggarkan dalam APBD Kota Medan justru menuai kritik dari berbagai kalangan.

Aktivis pro demokrasi, Johan Merdeka, menilai pernyataan tersebut tidak seharusnya disampaikan ke ruang publik karena berpotensi menimbulkan kesan negatif terhadap kesiapan Medan sebagai tuan rumah ajang sepak bola internasional.

“Kejuaraan AFF U-19 yang diikuti negara-negara ASEAN dan Australia merupakan kesempatan langka bagi Kota Medan untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event internasional. Pernyataan seperti itu justru memberi kesan bahwa Medan tidak siap menyambut tamu-tamu dari luar negeri,” ujar Johan kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Menurut Johan, ajang sepak bola internasional tersebut semestinya dipandang sebagai investasi promosi daerah yang dapat memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kota Medan kepada masyarakat internasional. Kehadiran atlet, ofisial, serta suporter dari berbagai negara diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku usaha cendera mata.

Ia menilai persoalan pembiayaan seharusnya dapat dibicarakan secara tertutup antara pemerintah daerah, PSSI, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mencari solusi bersama, tanpa perlu menjadi polemik di ruang publik.

“Kalau ada kendala anggaran, duduk bersama mencari jalan keluar. Jangan sampai yang muncul justru perdebatan soal siapa yang membayar fasilitas peserta. Yang terpenting adalah bagaimana Medan sukses menjadi tuan rumah dan meninggalkan kesan positif bagi para tamu dari luar negeri,” katanya.

Johan juga menegaskan bahwa sumber pendanaan kegiatan tidak selalu harus bergantung pada APBD. Menurutnya, pemerintah daerah dapat membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan event internasional tersebut.

Lebih lanjut, ia menilai Piala AFF U-19 dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola di Kota Medan sekaligus sarana meningkatkan citra daerah di mata dunia. Oleh karena itu, pemerintah kota diharapkan lebih fokus pada upaya menyukseskan pelaksanaan turnamen dan memaksimalkan manfaat ekonomi yang dapat diperoleh masyarakat.

“Event seperti ini memberikan efek berantai bagi perekonomian daerah. Hotel terisi, restoran ramai, pedagang suvenir mendapat keuntungan, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah. Karena itu, seharusnya momentum ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkenalkan Medan ke tingkat internasional,” pungkasnya. (Syahdan)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Dari Deli Serdang untuk Aceh: Agenda Konservasi dan Ekonomi Eks PJ Walikota dari Pohon Aren

Almuniza Kamal bersama Pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali, memperlihatkan produk-produk olahan aren di…

12 jam ago

Dorong Produk Lokal, Anggota DPRD Medan Rekomendasikan SOUVENIR OK Jadi Mitra Perusahaan dan Instansi

Medan, medanoke.com | Di tengah semakin ketatnya persaingan industri kreatif, keberadaan pelaku usaha lokal yang…

13 jam ago

Kembali ke Pelukan Kenangan di Reuni Lintas Generasi Al-Masruriyah

Medan, medanoke.com | Minggu pagi, 19 Juli 2026, Rakan Kuphi di Jalan Gagak Hitam No.…

1 hari ago

Sugiat Santoso Minta Tragedi Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Jadi Momentum Benahi Keselamatan Transportasi

Medan, medanoke.com | Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. Sugiat Santoso, menyampaikan belasungkawa atas…

2 hari ago

Nahas, Edi Kritis Tertimpa Tembok Saat Pengerjaan Proyek Komplek Pertokoan Multatuli Indah

MEDAN - medanoke.com, Edi Sukamto alias Kakek ( 58 thn,) Pekerja/ Buruh pembangunan tahap II…

2 hari ago

Surat Ombudsman Ungkap Penjelasan PLN soal Blackout, Pelapor Nilai Masih Banyak Kejanggalan

Medan, medanoke.com | Wartawan pelapor dugaan maladministrasi terkait peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) di Sumatera…

3 hari ago

This website uses cookies.