
Deli Serdang, medanoke.com | PKBM Bumi Literasi dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Pemantauan dan Optimalisasi Program Digitalisasi Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kabupaten Deli Serdang yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang melalui Bidang SPNF, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan nonformal, terutama dalam memperkuat kemampuan tutor memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses belajar mengajar.
Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Jenderal Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Rifky, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga mendorong tutor mampu merancang pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas tutor, membangun dan merencanakan pembelajaran yang lebih menyenangkan, mencerahkan, dan menggembirakan,” kata Rifky.
Melalui kegiatan tersebut, para tutor juga didorong mengevaluasi metode pembelajaran yang selama ini diterapkan. Evaluasi tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tutor dalam memanfaatkan berbagai sarana teknologi digital yang telah disediakan pemerintah.
Salah seorang peserta dari PKBM MESRA, Wulan Purnama Sari Vinia, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu juga membantunya melihat kembali kemampuan dan kekurangan dirinya dalam menjalankan tugas sebagai tutor.
“Saya makin tahu apa saja kekurangan saya dalam mengajar di PKBM. Sebagai guru kita harus melek teknologi. Guru harus tahu cara menggunakan fasilitas teknologi digital yang telah disediakan pemerintah,” ujar Wulan.
Sementara itu, Ketua PKBM Bumi Literasi, Yulhasni, menyampaikan apresiasinya karena lembaganya dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Yulhasni, kepercayaan itu semakin bermakna karena salah seorang tutor PKBM Bumi Literasi, Sri Khairani, juga dipercaya menjadi fasilitator di Sumatera Utara dalam program Pemantauan dan Optimalisasi Program Digitalisasi Pembelajaran.
“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi lembaga kami karena dipercaya dalam pelaksanaan bimbingan teknis. Terlebih, salah seorang tutor PKBM Bumi Literasi, Sri Khairani, juga dipercaya sebagai fasilitator di Sumatera Utara,” kata Yulhasni.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis penggunaan perangkat digital, tetapi juga mampu mendorong perubahan dalam pola pembelajaran di SPNF. Dengan tutor yang semakin adaptif terhadap teknologi, proses belajar diharapkan menjadi lebih efektif, interaktif, menarik, serta mampu menjawab kebutuhan peserta didik di tengah perkembangan zaman.
Dengan demikian, digitalisasi pembelajaran tidak sekadar menghadirkan teknologi di ruang belajar, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan nonformal di Kabupaten Deli Serdang. (KCU/Rel)