Categories: Pemko Medan

Sudah Hampir Setahun, Arrahman Pane Tak Juga Mampu Fasilitasi Coffee Morning Wartawan Bersama Wali Kota Medan

Wali Kota Rico Waas bersama Kadis Kominfo Medan, Arrahman Pane dalam sebuah kesempatan beberapa waktu yang lalu. Istimewa

MEDAN, medanoke.com | Transisi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Medan yang seharusnya menjadi momentum sinergi baru antara eksekutif dan pers kini justru diwarnai kabar tak sedap.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Medan, Arrahman Pane atau akrab disapa Amon, dituding tidak memiliki niat baik untuk memfasilitasi pertemuan antara Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota, Zakiyuddin Harahap, dengan wartawan yang bertugas di Unit Pemko Medan.

Padahal, sejak dilantik serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu, pasangan pemimpin baru ini membutuhkan saluran komunikasi yang terbuka untuk menyampaikan visi-misi mereka kepada masyarakat melalui tangan jurnalis.

Kondisi ini memicu putusnya ‘mata rantai’ tradisi di balai kota Medan. Sejumlah wartawan senior yang telah bertahun-tahun meliput di lingkungan Pemko Medan, menyayangkan sikap Amon yang seolah menutup mata terhadap “kebudayaan” dan kelaziman yang selalu dilakukan setiap kali terjadi transisi kepemimpinan.

“Pertemuan awal antara pemimpin baru dengan wartawan unit itu bukan sekadar seremonial, tapi bentuk penghormatan terhadap keterbukaan informasi. Sangat aneh jika hingga hari ini Kadis Kominfo Medan tidak ada inisiatif. Ada apa?” ujar salah satu jurnalis senior yang meminta namanya dirahasiakan, baru-baru ini.

Minimnya inisiatif dari Dinas Kominfo ini, dinilai mereka kontraproduktif dengan semangat keterbukaan informasi publik yang sering digaungkan Pemko Medan. Terlebih Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap dikenal sebagai sosok yang terbuka, humble, dan dekat dengan kalangan jurnalis.

“Amon jangan justru jadi hambatan birokrasi yang merugikan citra wali kota dan wakil wali kota di mata publik, mengingat jurnalis adalah mitra strategis pemerintah. Padahal semua pemda di Sumut, kami lihat ada pertemuan khusus semacam coffee morning antara kepala daerah dengan wartawan unit di lingkungan pemerintahannya. Malah di Pemko Medan pada periode ini, sampai sekarang belum pernah terwujud sekalipun,” ungkap mereka.

Mereka menambahkan, ketidakmampuan Amon mengoordinasikan pertemuan penting ini memperkuat dugaan adanya kemandekan fungsi komunikasi di bawah kendalinya. Wartawan unit Pemko Medan mendesak agar segera ada agenda tatap muka resmi.

“Jika saluran komunikasi utama melalui kominfo tersumbat, maka dikhawatirkan terjadi distorsi informasi yang dapat menghambat penyampaian program-program kerja Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap ke depan,” pungkasnya.

Respon dan Klarifikasi
Arrahman Pane buka suara terkait tudingan ini. Ia mengklaim bahwa pihaknya kerap memfasilitasi pertemuan antara pimpinan redaksi media, organisasi media/wartawan dengan wali kota, termasuk pengurus Forum Wartawan Pemko Medan.

“Untuk audiensi rekan-rekan wartawan kita fasilitasi, pengurus wartawan unit pemko dan lain-lain juga sudah kita fasilitasi. Tidak ada menghalangi,” katanya menjawab wartawan, Senin (2/2/2026).

Lebih spesifik, saat disinggung pertemuan khusus seperti ‘coffee morning’ yang belum pernah difasilitasi Dinas Kominfo mulai dari wali kota dilantik dengan wartawan Unit Pemko Medan hingga kini, Amon memilih menjawab diplomatis. “Untuk tahun ini udah diwacanakan,” sebutnya.(KC)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Ketua Komite Pemekaran Provinsi Simpatim Ajak Panitia Pemekaran se-Sumut Bersatu

Medan, medanoke.com | Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (KP2SPT) akan menjalin komunikasi dengan…

53 menit ago

Stadion Teladan dan Janji 30 April yang Lewat Begitu Saja

Medan, medanoke.com | Tanggal 30 April 2026 telah lewat. Kalender sudah berganti halaman. Namun satu…

3 jam ago

LPK Kompeten Akademi Muda Indonesia dan FEBI UIN Sumatera Utara Teken MoA

Medan, medanoke.com | 4 Mei 2026 — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kompeten Akademi Muda Indonesia…

8 jam ago

Lewat Setahun, PB AMCI Kritik Lambannya Penanganan Kasus Pengrusakan di Belawan

Medan, medanoke.com | Pengurus Besar Aliansi Media Cyber Indonesia (PB AMCI) menyoroti lambannya penanganan kasus…

1 hari ago

Universal Coverage Provinsi Gorontalo 47,80 % Kapolda Irjen Pol. Drs. Widodo Buka Kegiatan Sosialisasi BP Jamsostek

Gorontalo -medanoke.com, Sampai tanggal 23 April 2026, Realisasi Universal Jamsostek Coverage (UCJ) BPJS Ketenagakerjaan Provinsi…

1 hari ago

Buku Petunjuk BGN Aturan Maksimal 10, Tapi 11 Lebih Nikmat?

Medan, medanoke.com | Di negeri yang katanya diatur oleh regulasi, angka kadang memang terasa lentur—tergantung…

1 hari ago

This website uses cookies.