Oplus_16908288
Balige-medanoke.com, Sebanyak 5000 warga Balige dan 1000 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari seluruh Indonesia meramaikan Lapangan Sisingamangaraja XII di tepian Danau Toba Kecamatan Balige, Kabupaten Toba dalam kegiatan Mukernas IPSM-Temu Nasional 51th Pekerja Sosial Masyarakat, Selasa 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Terdapat 25 stand Pameran Pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) meramaikan bazaar dan pameran, termasuk stand disabilitas serta Dekranas Kabupaten/Kota maupun binaan IPSM Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Mereka menghadirkan ribuan jenis produk, mulai dari andaliman, kopi, souvenir, tas, fashion khas Batak, sepatu, seragam, alas kaki hingga pernak Pernik Mukernas IPSM-Temu Nasional 51th Pekerja Sosial Masyarakat.
“Mukernas IPSM-Temu Nasional 51th Pekerja Sosial Masyarakat tahun 2026 ini merupakan event pertama di luar Pulau Jawa dan terbesar sepanjang sejarah lahirnya IPSM,”ujar H. Muchrid Nasution, SE, Ketua Panitia didampingi Sekretaris Panitia Yose Piliang kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
Selain pameran dan bazaar fantastis melibatkan banyak Disabilitas dan pelajar, di acara ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata dan bantuan 2000 kacamata baca lansia, pemeriksaan gula darah, pelatihan pengolahan Andaliman, bantuan 1000 vitamin dan obatan-obatan dari PT Kalbe Farma, Fisioterapi dari Kementerian Sosial, Donor Darah dari PMI Balige, bantuan 100 kursi roda, bantuan 250 tas dan buku sekolah, bantuan 100 tongkat, bantuan 8000 paket sembako serta pagelaran disabilitas dan pelajar SMAN 1 Balige.
“Nggak nyangka juga kopi kami dari Medan pun laris manis, ramai membludak massa yang datang. Ini bukti Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) mulai mendapatkan tempat di hati warga. Bukan organisasi yang dilihat masyarakat seremoni saja, tapi memang organisasi social yang dibutuhkan masyarakat,”ujar Dedy Armaya, salah satu pengisi stand kuliner binaan IPSM Provinsi Sumatera Utara dengan produknya Trabas Coffee.
Hal senada juga diungkapkan pengisi stand dari IPSM Pematangsiantar, Royani Harahap. Produk kulinernya bahkan sudah laris manis sebelum acara dimulai.
Kepadatan massa makin menghebohkan di hari terakhir acara, bertepatan dengan Hari Puncak Temu Nasional 51th Pekerja Sosial Masyarakat. Ribuan warga mengular untuk bisa mendapatkan bantuan sembako, pemeriksaan mata dan bantuan kacamata baca lansia.
“Semalam kami sudah antri, tapi sore habis kacamatanya. Ini antri lagi, takut nggak dapat,”ujar Opung Napitupulu (76) yang menolak pindah ke kursi yang disiapkan panitia dan memilih di jalur antri meski kondisi cuaca cukup panas menyengat.
Di hari terakhir, Panitia Mukernas IPSM-Temu Nasional 51th Pekerja Sosial Masyarakat berhasil menyalurkan seluruh bantuan dengan total keseluruhan senilai 1 Milyar lebih kepada 3000 penerima manfaat yang tidak hanya dari Kabupaten Toba, tapi juga dari Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Simalungun, Kota Pematangsiantar, kota Tebingtinggi, kota Tanjungbalai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, kota Medan, Kota Tebingtinggi, dan Kabupaten Padang Lawas.
Sejumlah Kepala Dinas Sosial dari berbagai daerah di Sumatera Utara turut hadir dalam acara ini termasuk Kadis Sosial Provinsi Sumatera Utara Ilyan Chandra Simbolon. (YP)