
Medan, medanoke.com | Tokoh pemuda Sumatera Utara, Rudi Hutabarat, S.H., pada Sabtu, 27/6/2026, melontarkan kritik tajam terhadap kabar yang menyebut Aula Tengku Rizal Nurdin di Rumah Dinas Gubernur Sumut digunakan untuk bermain sepak bola. Menurutnya, aktivitas tersebut tidak mencerminkan fungsi rumah dinas sebagai fasilitas negara yang semestinya dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sorotan itu mengarah kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menyusul ramainya perbincangan di media sosial mengenai penggunaan rumah dinas tersebut. Bagi Rudi, rumah dinas bukanlah arena hiburan, melainkan simbol pemerintahan yang seharusnya menghadirkan kegiatan edukatif, produktif, dan memberi nilai bagi publik.
Dengan nada satir, Rudi menyindir, “Kalau memang rumah dinas sudah boleh dipakai main bola, sekalian saja dijadikan arena tinju, tong setan, atau balap motor. Biar lengkap sekalian.”
Sindiran itu berlanjut dengan kalimat yang tak kalah pedas. Menurutnya, “Makin hari makin agak laen ini gubernur.” Bahkan ia menambahkan, apabila rumah dinas tidak dimanfaatkan sesuai fungsinya, “tutup saja sekalian.”
Namun di balik kritiknya, Rudi juga menawarkan gagasan. Ia mengusulkan agar Aula Tengku Rizal Nurdin dijadikan ruang diskusi dan debat terbuka bagi generasi muda, khususnya Gen Z, untuk membahas arah pembangunan Sumatera Utara. Ia bahkan menyatakan kesiapannya berdialog langsung dengan Gubernur dalam forum terbuka tersebut.
“Kalau memang ingin rumah dinas hidup dan bermanfaat, isi dengan adu gagasan, bukan adu tendangan. Biar publik melihat siapa yang benar-benar punya visi untuk Sumatera Utara,” sindirnya.
Di tengah derasnya kritik publik, satu pertanyaan satir pun mengemuka: jika rumah dinas mulai berubah fungsi menjadi lapangan sepak bola dadakan, apakah langkah berikutnya papan nama di depannya akan diganti menjadi ‘Gelanggang Olahraga Pemerintah’? Atau ini memang cara baru menunjukkan bahwa bola lebih sering bergulir daripada program yang benar-benar menyentuh kepentingan rakyat?
Terpisah, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat dikonfirmasi awak media belum bersedia berkomentar. (Pujo)