Skip to content
Maret 10, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Health
  • Sejak PLTU Pangkalan Susu Beroperasi, Anak-Anak Alami Sakit Kulit
  • Bencana
  • Health
  • Konflik

Sejak PLTU Pangkalan Susu Beroperasi, Anak-Anak Alami Sakit Kulit

redaksi September 5, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

Langkat-medanoke.com, Sejak beroperasinya unit 3 dan 4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu pada 2019, dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar mulai terasa. tidak sedikit anak-anak tampak menderita penyakit kulit.

Sukesih, seorang ibu yang memiliki tiga anak perempuan mulai mengeluhkan buangan limbah abu padat dari sisa pembakaran batu bara di lingkungan Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. menurutny hal itu terjadi semenjak PLTU tersebut beroperasi, kedua anaknya mengalami penyakit kulit yang terasa gatal.

“Awalnya seperti kena gigit nyamuk, terus membesar dan berair, setelah itu berubah menjadi nanah,” ungkap Sukesih melalui telpon, Senin (04/11/2023).

Dirinya bercerita kedua anaknya yang terserang penyakit kulit merasa kesulitan untuk bisa beraktifitas sehari-hari, khususnya ketika bersekolah.

“Kalau Isna sudah dua bulan kena gatal-gatal begitu, terus seperti menular ke adiknya Zahra yang sudah setengah bulan ini sama sakitnya,” katanya

Isna yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA) harus menanggung sakitnya berjalan ke sekolah memakai sepatu, sebab kakinya terdapat benjolan seperti bisul dan terasa gatal. Begitu juga Zahra, hak bermainnya jadi berkurang karena lukanya hampir disekujur tubuh.

“Sekarang Isna kesulitan untuk menulis, karena jari-jari tangannya juga ada benjolan gitu. Bahkan setiap pulang sekolah, dibuka kaos kakinya sudah banyak darah, anak saya jadi pincang jalannya,” ujarnya.

Rasa sakit yang diderita kedua anaknya membuat Sukesih terbawa pikiran, ia tak ingin impian dari buah hatinya pupus karena luka hampir menyelimuti seluruh tubuh.

“Sudah disuntik, dibawa ke bidan, puskesmas tapi belum juga muncul tanda-tanda kesembuhan,” ucapnya lirih.

Dua tahun yang lalu, Presiden Joko Widodo mengeluarkan limbah batu bara dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Berdasarkan lampiran 14 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 disebutkan, jenis limbah batu bara yang dihapus dari kategori B3 adalah fly ash-bottom ash (FABA).

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: Alami Anak-anak PLTU Pangkalan Sakit Kulit Sejak Susu Beroperasi

    Continue Reading

    Previous: Kebakaran Maut, Ibu Rumah Tanggal Tewas Terbakar Didalam Rumah
    Next: Pemilik Toko Madinah Pasar Ikan Lama Bangun Tembok Diatas Gang Kebakaran

    Related Stories

    Permohonan Blokir Tak Diproses, Kuasa Waris Duga BPN Medan “Dilemahkan” Mafia Tanah
    • Hukum
    • Kejati Sumut
    • Konflik

    Permohonan Blokir Tak Diproses, Kuasa Waris Duga BPN Medan “Dilemahkan” Mafia Tanah

    Februari 5, 2026
    Ricuh Eksekusi Tanah Medan Tuntungan, Ahli Waris Baku Hantam Dengan Eksekutor dan Sebut Eksekusi Cacat Hukum
    • Hukum
    • Konflik
    • Medan

    Ricuh Eksekusi Tanah Medan Tuntungan, Ahli Waris Baku Hantam Dengan Eksekutor dan Sebut Eksekusi Cacat Hukum

    Januari 29, 2026
    Nyaris Ricuh, Tanah Diserobot Developer, Ahli Waris Demo Ruko Mewah di Sunggal
    • Demonstrasi
    • Hukum
    • Kejagung RI
    • Kejati Sumut
    • Konflik
    • Medan

    Nyaris Ricuh, Tanah Diserobot Developer, Ahli Waris Demo Ruko Mewah di Sunggal

    Januari 21, 2026

    Trending News

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim 1

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim

    Maret 9, 2026
    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi” 2

    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”

    Maret 9, 2026
    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh 3

    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh

    Maret 9, 2026
    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan 4

    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan

    Maret 9, 2026
    Ramadona Simbolon Pimpin GPI Sumatera Utara Periode 2026–2029 5

    Ramadona Simbolon Pimpin GPI Sumatera Utara Periode 2026–2029

    Maret 9, 2026

    You may have missed

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim
    • Religius

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim

    Maret 9, 2026
    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”
    • Makanan Bergizi Gratis

    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”

    Maret 9, 2026
    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh
    • DPRD Medan

    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh

    Maret 9, 2026
    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan
    • Kejati Sumut

    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan

    Maret 9, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d