Skip to content
Mei 20, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Sumut
  • Medan
  • Kenalan di Facebook, Pelajar di Medan Diruda Paksa Hingga Meninggal Dunia
  • Kriminalitas
  • Medan
  • POLRI

Kenalan di Facebook, Pelajar di Medan Diruda Paksa Hingga Meninggal Dunia

redaksi Desember 5, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

www.medanoke.com – MEDAN | Pihak kepolisian akhirnya berhasil menciduk WAS (17), pelaku pemerkosaan siswi SMK berinisial PJS (15), yang terjadi di salah satu kos-kosan di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, yang berujung korban meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh, antara pelaku dan korban baru dua minggu berkenalan melalui media sosial Facebook. Namun, pada Jumat (01/12/2023), korban diduga telah diperkosa pelaku dan korban meninggal dunia esok harinya.

“Satu pelaku, WAS, sudah diamankan. Pelaku yang masih dibawah umur ini berstatus pelajar ini ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa SH SIK, Selasa (05/12/2023).

Lanjut, jelas Teuku Fathir Mustafa, proses penyelidikan telah dilakukan mulai dari pemeriksaan sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Sejauh ini kami peroleh informasi jika korban sebelum meninggal dunia mengalami kekerasan seksual pemerkosaan. Untuk lengkapnya, nanti akan disampaikan,” bebernya.

Sebelumnya, orang tua korban menduga kuat anaknya PJS tewas dibunuh oleh pelajar lain. US (38), ayah korban mengatakan, jika putrinya,.PJS yang masih kelas 1 SMK menghembuskan nafas saat berada di ruang IGD RSUP Adam Malik pada Sabtu (02/12/2023) dini hari.

“Saya menduga kuat anak saya, PJS merupakan korban pembunuhan berencana yang dilakukan pelaku,” kata US saat diwawancarai wartawan dikediamannya, daerah Kecamatan Pancur Batu, Senin (04/12/2023).

Pria yang sehari-hari yang bekerja sebagai pemulung ini pun menceritakan peristiwa yang menimpa anaknya. Awalnya, Jumat (01/12/2023) pagi, anaknya pergi ke sekolah bersama temannya. Lalu, siang harinya, ia memperoleh kabar kalau anaknya belum pulang ke rumah karena mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Namun, ditunggu sampai larut malam anaknya tak kunjung datang. Dirinya mulai cemas. “Tiba-tiba, nomor anak saya menelepon tapi yang mengangkat ibu-ibu. Dia bilang anak saya seperti kesurupan, kejang-kejang, di kosan. Diberitahulah alamatnya. Saya dan istri langsung ke sana,” ujarnya.

Lalu, setibanya di lokasi, PJS tampak terbaring di atas kasur dalam kamar kos yang berada di lantai dua. Kondisi PJS saat didalam kos-kosan cukup memprihatinkan dan sulit diajak berkomunikasi. “Kamar kosnya tak ada lampu. Anak saya tidak pakai baju sekolah lagi. Hanya pakai tanktop dan celana training. Tatapan matanya kosong, rambutnya basah, mulut dan hidungnya berbusa,” jelasnya.

Sambung US, anaknya ditemukan dalam keadaan yang tidak diinginkan. “Saat itu anak saya tidak mengenakan celana dalam, ada darah di bagian kemaluannya, beberapa kondom ditemukan di sekitar dan sejumlah botol minuman,” bebernya.

US menerangkan, saat itu langsung mencurigai seorang pelajar pria yang membawa PJS dari sekolah yakni WAS (17), dan ia langsung mengabarkan kepada pihak kepolisian untuk mengamankan WAS. “Saya menduga pelakunya bukan WAS seorang, melainkan ada beberapa orang lain juga. Si WAS ini baru berteman dengan anak saya dua minggu lalu dari media sosial,” terangnya.

Sambung US, ia pun melaporkan kejadian yang dialami anaknya itu ke Polrestabes Medan dan istrinya membawa PJS ke klinik di kawasan Simpang Selayang. Usai itu, jelas US, anaknya PJS, pun dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum.

“Saya menduga anak saya, PJS diperkosa dan disuruh meminum sesuatu yang membuat kondisi tubuhnya seperti itu, karena sempat muntah dan bau seperti alkohol,” ungkapnya. (Jhonson Siahaan)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: Diruda Dunia Facebook Hingga Kenalan Medan Meninggal Paksa Pelajar

    Continue Reading

    Previous: Nyaru Jaksa Tuk Dapat Jodoh, IY Diamankan
    Tim PAM SDO/ Satgas 53
    Next: Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Tindak Kriminal Jalanan, Polsek Medan Helvetia Gelar Patroli

    Related Stories

    Pencurian Motor di Perumahan KNO Mansion, Tumpatan Nibung, Batang Kuis
    • Kriminalitas

    Pencurian Motor di Perumahan KNO Mansion, Tumpatan Nibung, Batang Kuis

    Mei 12, 2026
    Lewat Setahun, PB AMCI Kritik Lambannya Penanganan Kasus Pengrusakan di Belawan
    • Kriminalitas

    Lewat Setahun, PB AMCI Kritik Lambannya Penanganan Kasus Pengrusakan di Belawan

    Mei 4, 2026
    Curi Sepeda Motor, Toni Nainggolan Diciduk Polisi di Kediamannya
    • Kriminalitas

    Curi Sepeda Motor, Toni Nainggolan Diciduk Polisi di Kediamannya

    April 11, 2026

    Trending News

    Kejati Sumut Buka Ruang Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Pungli di UPT Samsat Medan Utara 1

    Kejati Sumut Buka Ruang Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Pungli di UPT Samsat Medan Utara

    Mei 19, 2026
    Berobat ke Luar Negeri, Janji Benahi Kesehatan di Medan Dipertanyakan 2

    Berobat ke Luar Negeri, Janji Benahi Kesehatan di Medan Dipertanyakan

    Mei 19, 2026
    Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum: Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi 3

    Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum: Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi

    Mei 19, 2026
    Bupati Deli Serdang Dinilai Banyak Janji, Pemuda Soroti Minimnya Tindakan, Kadis SDABMBK Belum Tersentuh 4

    Bupati Deli Serdang Dinilai Banyak Janji, Pemuda Soroti Minimnya Tindakan, Kadis SDABMBK Belum Tersentuh

    Mei 19, 2026
    Momen Harkitnas 2026: Menjaga Tunas Bangsa, Menjaga Masa Depan Indonesia 5

    Momen Harkitnas 2026: Menjaga Tunas Bangsa, Menjaga Masa Depan Indonesia

    Mei 19, 2026

    You may have missed

    Kejati Sumut Buka Ruang Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Pungli di UPT Samsat Medan Utara
    • Kejati Sumut

    Kejati Sumut Buka Ruang Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Pungli di UPT Samsat Medan Utara

    Mei 19, 2026
    Berobat ke Luar Negeri, Janji Benahi Kesehatan di Medan Dipertanyakan
    • Pemko Medan

    Berobat ke Luar Negeri, Janji Benahi Kesehatan di Medan Dipertanyakan

    Mei 19, 2026
    Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum: Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi
    • H.A.M
    • Hukum

    Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum: Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi

    Mei 19, 2026
    Bupati Deli Serdang Dinilai Banyak Janji, Pemuda Soroti Minimnya Tindakan, Kadis SDABMBK Belum Tersentuh
    • Daerah

    Bupati Deli Serdang Dinilai Banyak Janji, Pemuda Soroti Minimnya Tindakan, Kadis SDABMBK Belum Tersentuh

    Mei 19, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d