Skip to content
Januari 19, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Sumut
  • Medan
  • Kenalan di Facebook, Pelajar di Medan Diruda Paksa Hingga Meninggal Dunia
  • Kriminalitas
  • Medan
  • POLRI

Kenalan di Facebook, Pelajar di Medan Diruda Paksa Hingga Meninggal Dunia

redaksi Desember 5, 2023

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

www.medanoke.com – MEDAN | Pihak kepolisian akhirnya berhasil menciduk WAS (17), pelaku pemerkosaan siswi SMK berinisial PJS (15), yang terjadi di salah satu kos-kosan di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, yang berujung korban meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh, antara pelaku dan korban baru dua minggu berkenalan melalui media sosial Facebook. Namun, pada Jumat (01/12/2023), korban diduga telah diperkosa pelaku dan korban meninggal dunia esok harinya.

“Satu pelaku, WAS, sudah diamankan. Pelaku yang masih dibawah umur ini berstatus pelajar ini ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa SH SIK, Selasa (05/12/2023).

Lanjut, jelas Teuku Fathir Mustafa, proses penyelidikan telah dilakukan mulai dari pemeriksaan sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Sejauh ini kami peroleh informasi jika korban sebelum meninggal dunia mengalami kekerasan seksual pemerkosaan. Untuk lengkapnya, nanti akan disampaikan,” bebernya.

Sebelumnya, orang tua korban menduga kuat anaknya PJS tewas dibunuh oleh pelajar lain. US (38), ayah korban mengatakan, jika putrinya,.PJS yang masih kelas 1 SMK menghembuskan nafas saat berada di ruang IGD RSUP Adam Malik pada Sabtu (02/12/2023) dini hari.

“Saya menduga kuat anak saya, PJS merupakan korban pembunuhan berencana yang dilakukan pelaku,” kata US saat diwawancarai wartawan dikediamannya, daerah Kecamatan Pancur Batu, Senin (04/12/2023).

Pria yang sehari-hari yang bekerja sebagai pemulung ini pun menceritakan peristiwa yang menimpa anaknya. Awalnya, Jumat (01/12/2023) pagi, anaknya pergi ke sekolah bersama temannya. Lalu, siang harinya, ia memperoleh kabar kalau anaknya belum pulang ke rumah karena mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Namun, ditunggu sampai larut malam anaknya tak kunjung datang. Dirinya mulai cemas. “Tiba-tiba, nomor anak saya menelepon tapi yang mengangkat ibu-ibu. Dia bilang anak saya seperti kesurupan, kejang-kejang, di kosan. Diberitahulah alamatnya. Saya dan istri langsung ke sana,” ujarnya.

Lalu, setibanya di lokasi, PJS tampak terbaring di atas kasur dalam kamar kos yang berada di lantai dua. Kondisi PJS saat didalam kos-kosan cukup memprihatinkan dan sulit diajak berkomunikasi. “Kamar kosnya tak ada lampu. Anak saya tidak pakai baju sekolah lagi. Hanya pakai tanktop dan celana training. Tatapan matanya kosong, rambutnya basah, mulut dan hidungnya berbusa,” jelasnya.

Sambung US, anaknya ditemukan dalam keadaan yang tidak diinginkan. “Saat itu anak saya tidak mengenakan celana dalam, ada darah di bagian kemaluannya, beberapa kondom ditemukan di sekitar dan sejumlah botol minuman,” bebernya.

US menerangkan, saat itu langsung mencurigai seorang pelajar pria yang membawa PJS dari sekolah yakni WAS (17), dan ia langsung mengabarkan kepada pihak kepolisian untuk mengamankan WAS. “Saya menduga pelakunya bukan WAS seorang, melainkan ada beberapa orang lain juga. Si WAS ini baru berteman dengan anak saya dua minggu lalu dari media sosial,” terangnya.

Sambung US, ia pun melaporkan kejadian yang dialami anaknya itu ke Polrestabes Medan dan istrinya membawa PJS ke klinik di kawasan Simpang Selayang. Usai itu, jelas US, anaknya PJS, pun dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum.

“Saya menduga anak saya, PJS diperkosa dan disuruh meminum sesuatu yang membuat kondisi tubuhnya seperti itu, karena sempat muntah dan bau seperti alkohol,” ungkapnya. (Jhonson Siahaan)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: Diruda Dunia Facebook Hingga Kenalan Medan Meninggal Paksa Pelajar

    Continue Reading

    Previous: Nyaru Jaksa Tuk Dapat Jodoh, IY Diamankan
    Tim PAM SDO/ Satgas 53
    Next: Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Tindak Kriminal Jalanan, Polsek Medan Helvetia Gelar Patroli

    Related Stories

    PARAH.. Lapak Judi dan Narkoba di Percut Disebut-sebut Masih Bebas Beroperasi
    • Kriminalitas

    PARAH.. Lapak Judi dan Narkoba di Percut Disebut-sebut Masih Bebas Beroperasi

    Januari 11, 2026
    Jual Sabu ke Polisi Yang Menyamar, Warga Mencirim Diciduk Polsek Medan Helvetia
    • Kriminalitas

    Jual Sabu ke Polisi Yang Menyamar, Warga Mencirim Diciduk Polsek Medan Helvetia

    Januari 11, 2026
    Melawan dan Coba Kabur Saat Pengembangan, Residivis Kasus Pencurian Dihadiahi Timah Panas
    • Kriminalitas

    Melawan dan Coba Kabur Saat Pengembangan, Residivis Kasus Pencurian Dihadiahi Timah Panas

    Januari 11, 2026

    Trending News

    Peringati Isra Mikraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Aceh Tamiang 1

    Peringati Isra Mikraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Aceh Tamiang

    Januari 19, 2026
    PN Medan Segera Sidangkan Perkara Duga Korupsi Aset PTPN I Regional I 2

    PN Medan Segera Sidangkan Perkara Duga Korupsi Aset PTPN I Regional I

    Januari 18, 2026
    Babak Baru Perkara Dugaan Korupsi Aset PTPN I, 4 Tsk Akan Jalan Sidang Perdana 3

    Babak Baru Perkara Dugaan Korupsi Aset PTPN I, 4 Tsk Akan Jalan Sidang Perdana

    Januari 18, 2026
    Muhammad Nuh: Pentingnya Kolaborasi Bantu Korban Bencana 4

    Muhammad Nuh: Pentingnya Kolaborasi Bantu Korban Bencana

    Januari 18, 2026
    Pertemuan dengan Doli di Medan, Dedek Ray Nyatakan Siap Maju Sebagai Calon Ketua DPD Partai Golkar Sumut 5

    Pertemuan dengan Doli di Medan, Dedek Ray Nyatakan Siap Maju Sebagai Calon Ketua DPD Partai Golkar Sumut

    Januari 17, 2026

    You may have missed

    Peringati Isra Mikraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Aceh Tamiang
    • Sosial

    Peringati Isra Mikraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Aceh Tamiang

    Januari 19, 2026
    PN Medan Segera Sidangkan Perkara Duga Korupsi Aset PTPN I Regional I
    • Law
    • Pengadilan Negeri

    PN Medan Segera Sidangkan Perkara Duga Korupsi Aset PTPN I Regional I

    Januari 18, 2026
    Babak Baru Perkara Dugaan Korupsi Aset PTPN I, 4 Tsk Akan Jalan Sidang Perdana
    • Kejati Sumut
    • Pengadilan Negeri

    Babak Baru Perkara Dugaan Korupsi Aset PTPN I, 4 Tsk Akan Jalan Sidang Perdana

    Januari 18, 2026
    Muhammad Nuh: Pentingnya Kolaborasi Bantu Korban Bencana
    • Sosial

    Muhammad Nuh: Pentingnya Kolaborasi Bantu Korban Bencana

    Januari 18, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d