
Medan, medanoke.com | Ketua Pemuda Gen Z Sumatera Utara, Rudi Hutabarat, S.H., menyampaikan kritik terhadap tindakan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang meninggalkan (walkout) rapat paripurna DPRD Sumatera Utara.
Menurut Rudi, apabila alasan meninggalkan rapat karena kuorum tidak terpenuhi, hal tersebut seharusnya disampaikan secara terbuka kepada publik disertai penjelasan mengenai kondisi kehadiran anggota DPRD.
“Kalau memang kuorum tidak cukup, sampaikan saja secara terbuka. Jangan langsung melakukan walkout dari rapat. Ini rapat paripurna yang menyangkut kepentingan masyarakat, sehingga publik berhak mengetahui alasan sebenarnya,” kata Rudi, Kamis.
Ia juga mempertanyakan data kehadiran anggota DPRD yang menjadi dasar tidak terpenuhinya kuorum dalam rapat tersebut.
Selain menyoroti sikap Gubernur Sumut, Rudi turut memberikan perhatian terhadap jalannya persidangan yang dipimpin Ketua DPRD Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus. Menurutnya, pimpinan sidang perlu memastikan jalannya rapat berlangsung tertib dan mampu mengendalikan forum.
“Kalau memang ada persoalan dalam pelaksanaan rapat, pimpinan harus mampu mengomandoi jalannya persidangan. DPRD merupakan lembaga yang menjalankan fungsi representasi rakyat, sehingga setiap agenda paripurna harus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Rudi menilai peristiwa tersebut memunculkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat. Ia juga menyoroti munculnya sejumlah kalangan pemuda yang memberikan dukungan terhadap Bobby Nasution setelah insiden tersebut.
Menurutnya, setiap bentuk dukungan merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia berharap dukungan itu didasarkan pada penilaian yang objektif, bukan karena kepentingan tertentu.
“Saya hanya berharap setiap dukungan diberikan secara objektif. Kalau memang benar, silakan didukung. Kalau ada yang keliru, juga harus berani dikritik. Jangan sampai pemuda kehilangan sikap kritis dalam mengawal jalannya pemerintahan,” ujarnya.
Rudi menambahkan, generasi muda memiliki peran sebagai mitra kritis pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen pemuda untuk tetap menjaga independensi dalam menyampaikan pendapat terhadap setiap kebijakan maupun tindakan pejabat publik.
Catatan Redaksi: Hingga berita ini diterbitkan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan redaksi terkait pernyataan Ketua Pemuda Gen Z Sumatera Utara maupun alasan meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumatera Utara. Apabila tanggapan telah diterima, redaksi akan memperbarui berita ini sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan. (Pujo)