Skip to content
Maret 10, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Demonstrasi
  • Aksi Solidaritas Masyarakat Melayu Kota Medan Untuk MasyarakatPulau Rempang & Galang
  • Demonstrasi
  • H.A.M
  • Konflik

Aksi Solidaritas Masyarakat Melayu Kota Medan Untuk Masyarakat
Pulau Rempang & Galang

redaksi September 15, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

MEDAN-medanoke.com,
Masyarakat Melayu Kota Medan yang tergabung dalam Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Kota Medan & elemen masyarakat melayu lainnya, Jumat (15/9/23) menggelar aksi solidaritas untuk masyarakat Melayu Pulau Rempang dan Galang, Batam, Kepulauan Riau, di Tugu Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan.Bahwa tindakan refresif, terkait intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh aparat gabungan, terhadap masyarakat Pulau Rempang dan Galang pada tanggal 7 September 2023.

Aksi tak terpuji yang dilakukan aparatur negara terhadap masyarakat Pulau Rempang dan Galang terjadi terkait rencana pengembangan investasi di Pulau Rempang dan Galang untuk pembangunan kawasan industri, jasa, dan pariwisata dengan nama Rempang Eco City.

Proyek yang digarap PT Makmur Elok Graha (MEG) merupakan Mega proyek dengan nilai investasi yang fantastis. Namun dampaknya adalah upaya & rencana untuk me-relokasi (memindahkan) pemukiman penduduk. hal ini tolak oleh masyarakat setempat, sehingga terjadi bentrokan antar masyarakat dan aparat, Kamis (7/9/2023).

Bentrok terjadi antara warga Pulau Rempang dan Galang dengan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Satpol PP. Hal ini dinilai telah melanggar HAM dan mengabaikan Hak-hak adat terutama Hak tanah adat Melayu.

Terkait bentrokan ini Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau, dalam keterangan Pers nya tertanggal 9 September 2023 menyatakan bahwasanya masyarakat Pulau Rempang dan Galang telah menghuni pulau tersebut sejak ratusan tahun dan hidup turun temurun menetap di pulau itu (Batam, Kepulauan Riau/ Kepri)

Terkait hal ini, Ketua Umum LLBM Kota Medan, Datuq Awaludin mewakili seluruh elemen ormas yang berorasi, meminta seluruh jajaran pemerintah yang terdiri dari TNI, Polri, Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Satpol PP dan pihak pengembang dari PT Makmur Elok Graha (MEG) untuk menahan diri dan membuka ruang dialog khususnya mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di Rempang dan Galang Kepulauan Riau.

“Melalui pemberitaan media kita dapat menyaksikan benturan fisik yang terjadi dalam beberapa hari ini, terkait penolakan warga Rempang dan Galang terhadap relokasi, dan hari ini kita juga melihat konflik tersebut meluas, ini tidak baik khususnya menjelang pemilihan umum tahun 2024, karena dapat menimbulkan suasana yang tidak kondusif,” ujarnya.

Awaludin juga meminta pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan berbagai aspek, khususnya aspek sejarah, bahwa suku entitas melayu dan suku-suku lain telah mulai bermukim di di Pulau Rempang dan Galang sejak tahun 1834 sebelum Negara Republik Indonesia Merdeka.

“Sebagai Putra melayu, saya prihatin dengan yang terjadi saat ini di Pulau Rempang dan Galang, dan itu menyadarkan kita sebagai putra melayu untuk mampu bangkit dan memiliki solidaritas antar sesama, bathin saya tersayat melihat kejadian yang terjadi pada warga pulau Rempang dan Galang, “Yang mana kita ketahui mereka itu adalah warga melayu asli, saya meminta pemerintah Pusat melakukan evaluasi, dan meminta Kapolri dan Panglima TNI menarik seluruh pasukan masing-masing yang ada pulau Rempang dan Galang” pungkasnya.
(aSp/Ist)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: aksi Galang kota medan Masyarakat Melayu Pulau Rempang Solidaritas

    Continue Reading

    Previous: Pemilik Toko Madinah Pasar Ikan Lama Bangun Tembok Diatas Gang Kebakaran
    Next: Hamas Serbu Israel, 2000 Roket Tak Terbendung Iron Doom

    Related Stories

    Ratusan Massa Dukung SE Wali Kota, MUI Medan: Heran Mengapa Narasi Beredar Menjadi Larangan
    • Demonstrasi

    Ratusan Massa Dukung SE Wali Kota, MUI Medan: Heran Mengapa Narasi Beredar Menjadi Larangan

    Maret 4, 2026
    FOR PHAM Geruduk Kantor Walikota, Kadisdukcapil di Tuding Langgar HAM dan Lakukan Pembohongan Publik
    • Demonstrasi

    FOR PHAM Geruduk Kantor Walikota, Kadisdukcapil di Tuding Langgar HAM dan Lakukan Pembohongan Publik

    Februari 12, 2026
    KAPIR Desak Polda Sumut Usut Dugaan Penimbunan Kayu, Nama PT Bukit Intan Abadi Ikut Disorot
    • Demonstrasi

    KAPIR Desak Polda Sumut Usut Dugaan Penimbunan Kayu, Nama PT Bukit Intan Abadi Ikut Disorot

    Februari 12, 2026

    Trending News

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim 1

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim

    Maret 9, 2026
    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi” 2

    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”

    Maret 9, 2026
    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh 3

    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh

    Maret 9, 2026
    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan 4

    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan

    Maret 9, 2026
    Ramadona Simbolon Pimpin GPI Sumatera Utara Periode 2026–2029 5

    Ramadona Simbolon Pimpin GPI Sumatera Utara Periode 2026–2029

    Maret 9, 2026

    You may have missed

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim
    • Religius

    Yayasan Alimbas Kolaborasi dengan BPKH salurkan paket ramadhan berkah kepada anak yatim

    Maret 9, 2026
    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”
    • Makanan Bergizi Gratis

    Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”

    Maret 9, 2026
    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh
    • DPRD Medan

    RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh

    Maret 9, 2026
    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan
    • Kejati Sumut

    Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia” Sumut di Medan

    Maret 9, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d