Propam Sebut Angka Pelanggaran Tinggi Ada di Poldasu

Medanoke.com – Medan, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengungkapkan Poldasu (Polisi Daerah Sumatera Utara) memiliki angka pelanggaran anggota yang tinggi. Dirinya menyebut penanganan pelanggaran harus dilakukan secara tepat.

“Terkait dengan tingginya pelanggaran anggota di Polda Sumatera Utara ini, diharapkan dapat memaksimalkan penanganan pelanggaran secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan serta objektif,” ujar Sambo dalam akun Instagram resmi Divisi Humas Polri seperti dilihat, Minggu (16/1/2022).

Sambo datang bersama pejabat utama Div Propam Polri untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan mengurangi pelanggaran. Menurutnya merubah angka dapat memicu kebohongan di masyarakat.

“Kalau angka yang kita rubah, angka yang kita turunkan itu bisa menjadi kebohongan,” katanya.

Sambo meminta para personel Bidang Propam Polda Sumut untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil pun. Menurutnya, Propam merupakan garda terdepan dan benteng terakhir dalam menjaga citra Polri.

“Rekan-rekan yang jadi garda terdepan dan benteng terakhir dalam menjaga citra Polri. Bagaimana kita semua bisa menjadi benteng terakhir dan garda terdepan, kita harus mulai dari diri kita sendiri. Kita tidak boleh ada yang melanggar. Kita tidak boleh ada yang melakukan kesalahan-kesalahan kecil. Kita harus menjadi contoh terhadap seluruh satuan kerja yang lain,” ujar Sambo.

Diketahui, baru-baru ini nama sejumlah pejabat kepolisian di Polrestabes Medan Polda Sumut terseret dalam persidangan, di mana mereka disebut menerima uang suap dari bandar narkoba. Propam Polri dan Polda Sumut sedang mengusut kasus tersebut.

“Tapi kita harus yakin bahwa tidak ada yang percuma yang kita lakukan. Saya selalu menyampaikan ada quotes ‘the power of giving’. Kekuatan memberi. Apa pun yang kita berikan pasti ada balasannya. Jadi kita senyum, maka kita akan dibalas senyum. Kalau kita kemudian memberi sakit kepada orang, maka itu akan dibalas sakitnya,” pungkasnya. (Jeng)