Videonya Viral Ludahi Pengendara Mobil, Polantas Terancam Dimutasi

Videonya Viral Ludahi Pengendara Mobil, Polantas Terancam Dimutasi

Medanoke.com – Medan, Oknum berseragam Polisi lalu lintas (Polantas) di Medan diduga melakukan pungli ke pengguna jalan viral di media sosial. Oknum polisi yang diduga melakukan pungli itu kini diperiksa di Polrestabes Medan.

Terlihat Sabtu (11/4/2020), tampak ada seorang Polantas yang memberhentikan mobil berwarna putih di jalanan. Terdengar ada suara yang menyebut video itu direkam di Medan dan oknum polisi tersebut meminta uang.

“Mobil kami tadi sudah disetop sama dia, meminta uang,” ujar perekam video itu. Namun, untuk kapan terjadi insiden tersebut direkam tidak dijelaskan. Dimana dalam rekaman oknum polisi tersebut terlihat menunggu pengendara mobil turun.

Oknum Polantas tersebut pun langsung didorong oleh pengendara mobil berwarna putih. Menurut pengendara yang mengenakan kaos biru polisi tersebut telah berkata kasar dan juga meludahinya berkali-kali. “lihat ini ludahnya saja masih ada di pipi saya,”ujar pria tersebut sambil keluar mengeluarkan handphone dan merekam aksi polisi. Mendapati hal itu oknum Polantas tersebut kemudian membalas memegang ponsel seperti merekam.

“Videokan aja, tadi ada saya videokan juga. Betul-betul, viralkan, tanpa ada razia, tolong viralkan bang, viralkan, viralkan bang, ini suap ada video samma saya,” ucap perekam video itu.

Berselang beberapa saat, petugas lain terlihat datang mengendarai sepeda motor dan baju bebas, sembari warga yang kebetulan melintas langsung berkerumun di lokasi melihat kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan oknum yang ada dalam video itu adalah Bripka RS. Dia menyebut RS merupakan personel Unit Lantas Polsek Medan Timur.

“Yang bersangkutan saat ini sedang diperiksa unit Paminal Polrestabes Medan guna dihadapkan kepada Wakapolrestabes Medan dan akan dilakukan pendalaman dari video tersebut,” ucap Tatan.

Tatan mengatakan oknum tersebut bakal diberi sanksi jika terbukti bersalah. Dia juga berterima kasih terhadap masyarakat yang melaporkan jika ada dugaan oknum polisi yang melakukan tindakan melanggar aturan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *