Skip to content
April 17, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • News
  • Kejati Sumut Kembali Hentikan 4 Perkara Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif
  • Hukum
  • Kejagung RI
  • KEJARI MEDAN
  • Kejati Sumut
  • Latest
  • Law
  • Medan
  • News
  • Sumut

Kejati Sumut Kembali Hentikan 4 Perkara Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif

redaksi November 2, 2022

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

Tak Punya Uang untuk Makan, Kejati Sumut Hentikan Penuntutan 4 Perkara Dengan RJ

MEDAN – medanoke con, Sesuai dengan seruan Jaksa Agung yang dituangkan dalam Peraturan Jaksa Agung (Perja) No. 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan dengan Pendekatan Keadilan Restoratif (Restorative Justice), Kejati Sumut kembali hentikan 4 perkara dari Kejari Simalungun, Kejari Langkat dan Kejari Serdang Bedagai.

Ekspose perkara dilakukan, Senin (31/10/2022) secara daring oleh Kajati Sumut Idianto, SH,MH, didampingi Aspidum Arief Zahrulyani SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Langkat Mei Abeto Harahap, SH,MH, Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A.Tarigan, SH,MH, Kasi Oharda Zainal, Kasi Terosisme dan Hubungan Antar Lembaga Yusnar Hasibuan, SH,MH, Kasi Pidum Kejari Langkat Ahmad Effendi Hasibuan, SH,MH kepada JAM Pidum Kejaksaan Agung RI Dr. Fadil Zumhana didampingi Direktur TP Oharda Agnes Triani, SH, MH dan disetujui untuk dihentikan dengan pendekatan keadilan restoratif.

Kajari Simalungun Bobbi Sandri dan Kajari Serdang Bedagai M Amin beserta Kasi Pidum dan JPU juga mengikuti ekspose secara daring dari kantor Kejari masing-masing.

Saat dikonfirmasi, Kajati Sumut Idianto melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan menyampaikan bahwa perkara yang diajukan kepada JAM Pidum adalah perkara dari Kejaksaan Negeri Langkat terdiri dari 2 berkas perkara atas nama tersangka Tokid dan Satrio yang disangka melanggar Pasal 11 subs 107 UU RI No.39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

“Berdasarkan kronologisnya, tersangka Tokid dan Satrio tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masuk ke dalam kebun sawit milik PT.PP Lonsum Turangi Estate, dan melihat ada brondolan sawit yang jatuh dari pohon sawit, lalu tersangka mengambil/mengutip/memanen dan menjual brondolan sawit tersebut tanpa ijin,” papar Yos.

Kemudian, lanjut Yos perkara dari Kejari Simalungun atas nama tersangka Darwin Aritonang warga Pematang Tanah Jawa melakukan penganiayaan terhadap saudaranya sendiri Mangatas Aritonang. Tersangka disangkakan dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana.

Perkara lainnya adalah dari Kejari Serdang Bedagai dengan tersangka Irwansyah Als Iir Desa Tanjung Harap dan korbannya Zulfan warga Desa Sennah.

“Tersangka Irwansyah dikenai Pasal 362 KUHPidana ‘Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum dinacama dengan pencurian’. Sepeda motor milik tetangganya yang dicuri belum sempat dijual,” papar Yos.

Setelah melihat beberapa hal, pelaksanaan keadilan restorative dilakukan setelah adanya syarat pokok yang harus terpenuhi, diantaranya: tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana; tindak pidana hanya diancam dengan pidana denda atau diancam dengan pidana penjara tidak lebih dari 5 tahun; tindak pidana dilakukan dengan nilai barang bukti atau nilai kerugian yang ditimbulkan akibat tindak pidana tidak lebih dari Rp. 2.500.000.

“Harapan kita, melalui pendekatan keadilan restoratif korban dan pelaku tindak pidana diharapkan dapat mencapai perdamaian dengan mengedepankan win-win solution, dan menitikberatkan agar kerugian korban tergantikan dan pihak korban memaafkan pelaku tindak pidana,” tandasnya.

Keempat perkara, lanjut mantan Kasi Pidsus Kejari Deliserdang ini disetujui untuk dihentikan penuntutannya dengan pendekatan keadilan restoratif.

“Seperti perkara dari Kejari Langkat, antara tersangka dan pihak perkebunan sudah sepakat berdamai. Kemudian dari Kejari Simalungun, antara tersangka dan korban masih saudara kandung. Dari Kejari Sergai, antara tersangka dan korban saling kenal dan masih bertetangga,” kata Yos.

Harapan kita, tambah Yos A Tarigan penghentian penuntutan dengan pendekatan keadilan restoratif membuka ruang yang sah menurut hukum bagi pelaku dan korban secara bersama merumuskan penyelesaian permasalahan guna dilakukannya pemulihan keadaan ke keadaan semula.(aSp)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: kasipenkum kejatisu Kejati sumut kejatisu

    Continue Reading

    Previous: DPW Perindo Sumut Latih Pedagang Jamu Untuk Lebih Sejahtera
    Next: SMPN 7 MEDAN Juara II Sepak Bola Piala Walikota

    Related Stories

    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering
    • Konflik
    • Medan
    • Pengadilan Negeri

    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering

    April 15, 2026
    Gebyar Pajak Rp28 M Disorot: Kamak Desak APH Periksa Bapenda Sumut
    • Hukum

    Gebyar Pajak Rp28 M Disorot: Kamak Desak APH Periksa Bapenda Sumut

    April 14, 2026
    Perayaan Paskah Kejati Sumut Harli Siregar: “Semangat Pembaharuan Diri Untuk Melaksanakan Tugas Yang Berintegritas Dan Menanamkan Nilai Kemanusiaan”
    • Kejati Sumut
    • Religius

    Perayaan Paskah Kejati Sumut Harli Siregar: “Semangat Pembaharuan Diri Untuk Melaksanakan Tugas Yang Berintegritas Dan Menanamkan Nilai Kemanusiaan”

    April 12, 2026

    Trending News

    Luruskan Polemik Pidato Jusuf Kalla, Rudy Hutabarat: Fakta Sosiologis dan Distorsi Digital 1

    Luruskan Polemik Pidato Jusuf Kalla, Rudy Hutabarat: Fakta Sosiologis dan Distorsi Digital

    April 16, 2026
    Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027 2

    Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027

    April 16, 2026
    Pegadaian Gelar Gecarkan di Universitas Simalungun, Perkuat Literasi Keuangan dan Jalin Kerja Sama Strategis 3

    Pegadaian Gelar Gecarkan di Universitas Simalungun, Perkuat Literasi Keuangan dan Jalin Kerja Sama Strategis

    April 16, 2026
    Sinergi Pegadaian–Polbangtan Medan, Fokus Literasi Keuangan dan Wirausaha 4

    Sinergi Pegadaian–Polbangtan Medan, Fokus Literasi Keuangan dan Wirausaha

    April 15, 2026
    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering 5

    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering

    April 15, 2026

    You may have missed

    Luruskan Polemik Pidato Jusuf Kalla, Rudy Hutabarat: Fakta Sosiologis dan Distorsi Digital
    • Politics

    Luruskan Polemik Pidato Jusuf Kalla, Rudy Hutabarat: Fakta Sosiologis dan Distorsi Digital

    April 16, 2026
    Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027
    • Bank Sumut

    Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027

    April 16, 2026
    Pegadaian Gelar Gecarkan di Universitas Simalungun, Perkuat Literasi Keuangan dan Jalin Kerja Sama Strategis
    • Penggadaian

    Pegadaian Gelar Gecarkan di Universitas Simalungun, Perkuat Literasi Keuangan dan Jalin Kerja Sama Strategis

    April 16, 2026
    Sinergi Pegadaian–Polbangtan Medan, Fokus Literasi Keuangan dan Wirausaha
    • Penggadaian

    Sinergi Pegadaian–Polbangtan Medan, Fokus Literasi Keuangan dan Wirausaha

    April 15, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d