Ekonomi

Penangkapan,Penahanan,Dan Dakwaan Ke Anwar Tanuhadi Tanpa Dasar Hukum.
H Salom, SH : Pemerintah Harus Bersihkan Mafia Hukum Dan Optimis Hakim Akan Bebaskan Terdakwa Apabila Sportif.

Medanoke.com – Medan,Kru Media Pada Selasa 15 Juni 2021 Mewawancarai seorang Praktisi Hukum yang juga merupakan Direktur Polri Watch yakni H Abdul Salam Karim, SH atau lebih dikenal dengan panggilan H Salom dikalangan penegak hukum dan masyarakat luas, terkait perkara Anwar Tanuhadi di Pengadilan Negeri Medan yang pada hari Senin 14 Juni 2021 di tuntut 44 Bulan penjara oleh JPU Chandra Naibaho.

H Salom berpendapat harusnya Jaksa membebaskan dari tuntutan dan dakwaan karena fakta-fakta di persidangan kan sudah jelas, tidak ada sangkut pautnya Anwar Tanuhadi karena yang mengambil uang itu Dadang Sudirman, dan juga Dadang ini siapa atau gimana ?Bahkan Dadang Sudirman menerima uangnya pun dari Joni Halim melalui Octoduti dan Albert.

Dari penyidikan awal kepolisian pun sudah menyalah, dalam hal ini seharusnya tuntutan bebas kalau sportif, Tapi kasus ini sepertinya sudah ada intervensi mafia hukum. Makanya Anwar Tanuhadi sampai dituntut dan diusahakan untuk dihukum. Sebenarnya tidak bisa mestinya yang mengambil dan menerima uang.

Awalnya Anwar Tanuhadi hanya niat membantu untuk kredit ke Bank sehingga akhirnya dia membuat akte jual beli sebagai pembeli yang beritikad baik sesuai prosedur administrasi dan rapat pemegang saham yang sah bahkan sudah dilapor ke Kemenkumham. Dan beliau tidak ada urusan nya dengan pelapor bahkan tidak kenal dan tidak pernah bertemu, Begitu juga dengan terlapor yakni Dadang Sudirman (DPO), beliau juga tidak kenal dan tidak pernah bertemu.

Makanya saya merasa ini seperti pesanan untuk melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Anwar Tanuhadi, karena seperti inilah biasanya penyimpangan-penyimpangan Hukum yang dilakukan oleh Mafia di Medan Sumatera Utara, Saya rasa Pemerintah harus membersihkan ini.

Kemudian Kru Media bertanya tanggapan H Salom terkait keputusan Hakim nantinya. H Salom dengan tegas mengatakan Saya beranggapan dan Optimis yakin dalam kasus ini Hakim pasti membebaskan Anwar Tanuhadi dari Dakwaan dan Tuntutan Jaksa, bahkan saya sangat yakin dan optimis walaupun kita belum tau pemikiran Hakim, Tapi Optimis saya yakin ini orang bebas. Pak Anwar Tanuhadi harus Bebas untuk tuntas membersihkan mafia peradilan ujar Direktur Polri Watch di akhir wawancara.

Seperti di pemberitaan sebelumnya terjadi peminjaman uang oleh Dadang Sudirman (DPO) dengan jaminan sertifikat milik PT Cikarang indah kepada Joni Halim sebesar 4 Milyar selama sebulan kembali 6 Milyar melalui perantara Octoduti dan Albert Di Medan yang kemudian dana yang 4 Milyar dari Joni Halim dibawa dan diserahkan Octoduti dan Albert kepada Dadang Sudirman di Jakarta.

Setelah sebulan Dadang Sudirman ingkar janji, kemudian Octoduti dan Albert kembali bertemu dengan Joni Halim untuk meminta sertifikat PT Cikarang indah karena kata Dadang Sudirman ada yang bisa mengagunkan sertifikat ke Bank dengan nilai 30 Milyar Di Jakarta.

Dadang Sudirman diberitahu oleh Diah respatih yang saat ini di Rutan Pondok Bambu dalam kasus yang berbeda. kalau Diah respatih punya teman bernama Budianto (DPO) yang kenal dengan pengusaha punya plafon pinjaman besar di Bank Panin yakni Anwar Tanuhadi.

Ternyata setelah diteliti Anwar Tanuhadi bahwa pemilik Sertifikat adalah Budiman Suriato sebagai Direktur PT Cikarang indah yang membuat PPJB bukan AJB dengan Dadang Sudirman dengan perjanjian Dadang Sudirman akan membayar 5 Milyar kepada Budiman Suriato dalam batas waktu 3 bulan, dikarenakan Budiman Suriato punya hutang dengan orang lain. Akan tetapi Dadang Sudirman ingkar janji dan melewati batas waktu.

Oleh karena itu Anwar Tanuhadi menyerahkan kembali sertifikat PT Cikarang indah kepada Budiman Suriato sebagai pemilik yang sebenarnya, sehingga membuat Joni Halim, Octoduti, Albert, dan Diah respatih marah yang membuat Joni Halim melaporkan Dadang Sudirman ke Polsek Medan timur.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau Dadang Sudirman sebagai obyek perkara si terlapor sampai hari ini masih sebagai DPO dan belum pernah dimintai keterangan nya sebagai saksi baik di Kepolisian, Kejaksaan, maupun di Pengadilan.(Red)

Medanoke.com – Jakarta, Bantuan Sosial Tunai (BST), akan segera dicairkan kembali pada bulan ini. Dana sebesar Rp 300.000 dapat dicek dengan menuliskan NIK di alamat website resmi

Siapkan KTP dan cek NIK di https://kemensos.go.id/ segera. Pemerintah Indonesia telah memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat guna mengurangi dampak dari pandemi covid-19.

Bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah kepada masyarakat itu terbagi menjadi beberapa bentuk bantuan.

Ada beberapa macam bantuan yang diberikan mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Subsidi Gaji (BSU), BLT UMKM hingga Bantuan Sosial Tunai (BST)

Dengan adanya bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah dapat membantu kehidupan masyarakat di tengah pandemi.

Salah satu bantuan yang diberikan oleh pemerintah yaitu Bantuan Sosial Tunai (BST).

Para penerima BLT dan BST menunggu update kapan pencairan berikutnya akan direalisasikan oleh pemerintah

Bantuan Sosial Tunai (BST) akan direncanakan cair pada bulan Desember dan hanya diperuntukan bagi keluarga yang terdaftar Program Keluarga Harapan (PKH).

Untuk mengetahui apakah dana BST anda sudah turun atau belum caranya cukup mudah.

Jika anda telah memegang kartu PKH bisa mengeceknya di laman https://kemensos.go.id/ supaya mengetahui status BST anda.

Sistem akan mencocokan ID dan Nama yang diinput dan membandingkan antara nama yang diinput dengan nama yang ada dalam database Kemensos. (red)

Medanoke.com – Sunggal, Nama Aseng alias Acuan disebut – sebut sebagai pemilik gudang kosmetik disinyalir illegal yang ada di Jalan T.B Simatupang, Kecamatan Sunggal, Kota Medan.

Hal itu diungkapkan beberapa warga ketika wartawan Medanoke.com melakukan investigasi ke lokasi gudang yang disinyalir illegal dan diduga mengandung bahan kimia berbahaya berupa Mercury.

“Oh, itu milik Aseng Bg, Aseng alias Acuan. Orang lama juga lah Bg, Pengusaha beliau Bg. Tapi jarang berada di tempat dia itu, susahlah kalau mau ketemu dia,” ucap pria mengaku bernama Kendro kepada wartawan di lokasi gudang, Rabu (29/04) siang.

Namun upaya wartawan untuk menemui pria disebut – sebut bernama Acuan, pengusaha dan juga pemilik gudang kosmetik berupa sabun, parfum, bedak, body lotion, cat rambut, lipstik dan jenis lainnya dan barang tersebut disebut berasal dari negara Malaysia, Jerman dan Prancis kandas. Apa yang diutarakan warga memang benar. Pria disebut bernama Acuan sangat sulit untuk dijumpai. (RIKI)

Ini 5 Poin Pentingnya!

Medanoke.com, Untuk anda yang masih kebingungan cara mendaftar dan login ke website resmi pemerintah www.prakerja.go.id untuk mendapat kartu prakerja berikut tips Cara Daftar yang dibuka oleh pemerintah mulai Sabtu (11/4/2020).

Sebelum akses www.prakerja.go.id dan mengisi Syarat Kartu Prakerja dan mengisi form Cara Daftar Kartu Prakerja, perlu diketahui bahwa peserta yang terdaftar akan menerima bantuan uang sebesar Rp 3.550.000 untuk biaya pelatihan dan insentif.

Dikutip dari laman www.prakerja.go.id, Rabu (8/4/2020), program diprioritaskan untuk pengangguran muda. Syarat Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja, bukan untuk menggaji pengangguran. Di bagian berita ini ada Cara Daftar Kartu Prakerja.

Namun sebelum mengakses Cara Dapat Kartu Prakerja, Anda harus memenuhi Syarat Kartu Prakerja :

-Warga Negara Indonesia (WNI)
-Usia minimal 18 tahun
-Tidak mengikuti pendidikan formal.

Medanoke.com, Pemerintah saat ini meluncurkan Kartu Prakerja dengan padaftaran melalui www.prakerja.go.id untuk membantu pekerja yang terdampak pandemi virus corona atau covid-19.

Sementara itu untuk pencairan dana yang akan ditransfer ke sejumlah rekening, pemerintah menunjuk sejumlah bank nasinal, seperti Bank Negara Indonesia (BNI)

Untuk itu BNI menjadi bank yang ditunjuk sebagai Official Digital Banking Partner pada penyaluran insentif Kartu Prakerja, baik Insentif Pelatihan, Insentif Survey, maupun menyediakan sistem cash management yang terintegasi dengan Project Management Office (PMO) Kartu Pra Kerja dalam mengelola dana insentif tersebut agar tersalurkan secara akurat, efektif, dan efisien.

“Guna menyukseskan Program Kartu Prakerja, BNI berperan sebagai pengelola aliran Dana Kartu Prakerja atau penyedia jasa Cash Management, mengelola pembayaran Insentif dan uang survey peserta Kartu Prakerja, juga mengelola pembayaran Insentif Pelatihan,” ujar Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati, dalam keterangan persnya, Minggu (12/4/2020).(*)

Medanoke.com – Medan, Untuk menolong korban PHK akibat Covid 19, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan pemerintah menaikakan anggaran Kartu Prakerja. Dari sebelumnya sebesar Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun.

Kenaikan anggaran ini diikuti dengan penambahan penerima manfaat Kartu Prakerja, dari 2 juta orang menjadi 5,6 juta orang di 2020. Salah satu yang diwaspadai dari program Kartu Prakerja adalah gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang diakibatkan oleh mewabahnya virus corona atau Covid-19.

“Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dan, total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun,” kata Airlangga dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (12/4/2020).

Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi UKM juga akan membantu memberikan pendampingan pendaftaran dan membantu menyediakan beberapa komputer untuk masyarakat di tempat yang ditentukan Pemda.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, pelatihan yang tersedia hanya pelatihan online. Ke depan, setelah kondisi normal, maka pelatihan juga akan melalui tatap muka (offline). Bantuan pelatihan lewat Kartu Prakerja ini hanya diberikan satu kali kepada satu orang.

“Supaya manfaat ini dapat merata dan lebih banyak,” ujar Menko Airlangga. Peserta yang menerima Kartu Prakerja akan diberikan pemberitahuan melalui email dan/atau SMS. Kartu Prakerja bukanlah kartu fisik, melainkan sebuah kode unik 16 angka yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran pelatihan.

Peserta bisa memilih pelatihan yang diinginkan di platform digital mitra resmi program Kartu Prakerja, yaitu: Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker. Setiap penerima Kartu Prakerja akan mendapatkan paket manfaat total senilai Rp 3.550.000, yang terdiri dari: Bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang dapat digunakan untuk membeli aneka pelatihan di platform digital mitra.

Insentif yang akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta. Insentif ini terdiri dari dua bagian: Insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan (Rp 2.400.000). Insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei (Rp 150.000). Peserta dapat mengambil pelatihan selanjutnya apabila sudah menuntaskan pelatihan yang pertama.

Bantuan akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima, peserta belum menggunakan Kartu Prakerja untuk pelatihan pertama. Sisa bantuan biaya pelatihan setelah pelatihan pertama dapat digunakan untuk membeli modul pelatihan selanjutnya hingga 31 Desember 2020.(*)

Medanoke.com – Jakarta, Untuk masyarakat terdampak Covid 19, pemerintah secara resmi telah meluncurkan program Kartu Prakerja pada 11 April 2020 lalu. Setiap orang yang diterima dalam program pendidikan ini, akan mendapatkan dana dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dana itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk biaya pelatihan hingga membeli sembako. Bahkan dia Airlangga merinci, bantuan untuk biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta untuk membeli program yang diinginkan melalui platform digital yang sudah bekerja sama dengan pemerintah.

Kemudian, insentif sebesar Rp 2,4 juta yang akan dibayar secara angsur. Artinya setiap bulan peserta kartu pra kerja akan mendapatkan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan.

“Insentif akan dilaksanakan atau ditransfer melalui rekening bank, e-wallet, LinkAja, Gopay dan OVO milik peserta. Insentif ini terdiri dari dua bagian, yakni pasca atau setelah penuntasan pelatihan pertama,” kata Airlangga saat merilis program kartu pra kerja, Sabtu.

Peserta juga akan mendapatkan insentif tambahan setelah menyelesaikan pelatihan dan mengisi survei evaluasi yang sebesar Rp 150.000 selama tiga kali survei. Artinya peserta yang mengisi survei evaluasi akan menerima Rp 50.000.(*)

JAKARTA – Virus Corona telah memberikan pengaruh yang cukup besar pada perekonomian global juga Negara Tirai Bambu. Dan dalam dunia perdagangan International, China sebagai negara yang berpengaruh besar kepada Indonesia.

Penurunan pertumbuhan ekonomi yang dialami China diperkirakan akan berpengaruh bagi Indonesia. Direktur PT Anugerah Megah Investama Hans Kwee menyatakan jika China mengalami penurunan 1% pada pertumbuhan ekonomi, sedangkan Indonesia turun 0,3% sampai 0,4%.

“Bila terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi China 1% kami perkirakan ekonomi Indonesia bisa turun 0,3% – 0,4% pada tahun ini,” ujar Hans Kwee.

“Impor dari China sebagian merupakan bahan baku dan alat produksi sehingga bila dampak virus korona berlangsung lama akan cukup merugikan,” Lanjut Hans Kwee yang menerangkan jika total impor Indonesia dari China sebesar Rp611 triliun atau USD44,6 miliar, yang setara dengan 30%.

Seperti diketahui, total ekspor Indonesia ke negara tirai bambu pada 2019 sebesar Rp353,5 triliun atau USD25,8 miliar. Angka ini setara dengan 16,7% dari total ekspor.(*)