Skip to content
April 25, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Ekonomi
  • Perwakilan World Bank Kunjungi Food Estate Humbahas
  • Business
  • Daerah
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Food
  • Latest
  • Lingkungan Hidup
  • Medan
  • Nature
  • Pemerintahan
  • Perbankan
  • Sumut

Perwakilan World Bank Kunjungi Food Estate Humbahas

redaksi Juni 14, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

Humbahas – medanoke.com, Mrs Satu Kahkonen, Kepala Perwakilan World Bank (Bank Dunia) wilayah Indonesia & Timor-Leste, Selasa (6/6/23) mengunjungi Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, dalam rangka melihat lokasi Food Estate di Desa Riaria Kecamatan Pollung.

Kunjungan Tim World Bank tersebut langsung disambut hangat Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, SE dan Tim Kemenko Marves Republik Indonesia, Hernando Wahyono – Van Basten Panjaitan.

Dalam kesempatan yang langka ini, Van Basten Panjaitan yang menangani pengelolaan food estate menjelaskan manajemen yang diterapkan food estate, yaitu Public Private Partnership, dimana pemerintah setempat berperan dalam pembangunan jalan & irigasi. Sedangkan pihak swasta membantu petani dalam permodalan dan pendampingan.

Van Basten juga menjelaskan saat ini sedang digodok Perpres mengenai Dewan Manajemen yang akan menangani Food estate.

Saat ini, salah satu kendala utama yang dialami petani dalam mendapatkan harga terbaik produk pertaniannya adalah panjangnya rantai pedagang perantara (tengkulak/ middle men) yang mengakibatkan disparitas harga antara petani dan konsumen sangat jauh.

Sebagai contoh, negara bagian Andra Pradesh di India dikenal dengan sistem pertanian tanpa modal (zero capital) dimana petani menggunakan pupuk yang dihasilkan dari kotoran dan air seni sapi, namun masih menunggu ahlinya untuk berbagi ilmu di kawasan food estate untuk diterapkan.

Dalam kesempatan tersebut Tim Bank Dunia juga berkesempatan berbincang dengan petani di lahan yang ditanami cabai milik Jonles Lumbangaol. Tim banyak bertanya mengenai bagaimana petani yang sebelumnya merupakan petani kemenyan beralih menjadi petani hortikultura.

Di lokasi Food Estate, Bupati Humbahas menunjukkan jenis tanaman bawang merah termasuk Andaliman kepada Satu Kahkonen.

Selanjutnya rombongan menuju TSTH (Taman Sains dan Teknologi Herbal) yang berlokasi di Kecamatan Pollung tepatnya di Desa Aek Nauli. Tim mendapatkan penjelasan mengenai rencana TSTH yang nantinya diharapkan sebagai salah satu produsen bibit unggul yang dapat memasok seluruh Indonesia. Saat ini TSTH masih menantikan kedatangan peralatan laboratorium.

Pada kesempatan tersebut salah seorang anggota tim Mr Andre Aquino yang merupakan ahli kehutanan dari Brasil menyatakan kekagumannya dengan luas dan lengkapnya fasilitas TSTH.
(aSp)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: food estate Humbahas Sumut world bank world finance

    Continue Reading

    Previous: Paripurna DPRD Medan Soal Ranperda Pajak & Retribusi
    Next: Mimpi Cair Rp 50 Juta, Nelayan Kurir 1900 gr Sabusabu Dituntut Mati

    Related Stories

    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat
    • Pemerintahan

    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat

    April 23, 2026
    Kapal Internasional Perdana Sandar di Kuala Tanjung, Dorong Arus Logistik Sumut
    • Internasional
    • Sumut

    Kapal Internasional Perdana Sandar di Kuala Tanjung, Dorong Arus Logistik Sumut

    April 18, 2026
    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering
    • Konflik
    • Medan
    • Pengadilan Negeri

    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering

    April 15, 2026

    Trending News

    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik 1

    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik

    April 24, 2026
    KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan 2

    KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan

    April 24, 2026
    Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP & KUHAP Baru 3

    Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP & KUHAP Baru

    April 24, 2026
    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan 4

    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan

    April 23, 2026
    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat 5

    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat

    April 23, 2026

    You may have missed

    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik
    • Pendidikan

    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik

    April 24, 2026
    KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan
    • Sosialisasi

    KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan

    April 24, 2026
    Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP & KUHAP Baru
    • Hukum
    • KEJAKSAAN

    Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP & KUHAP Baru

    April 24, 2026
    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan
    • KORUPSI

    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan

    April 23, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d