Skip to content
April 25, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Latest
  • Suku Tertua di Nusantara, Yang Pernah Ada & Yang Masih Ada
  • Budaya
  • Daerah
  • Edukasi
  • Latest
  • Lingkungan Hidup
  • Medan
  • Nasional
  • Nature
  • Religius
  • Sejarah
  • Sosial
  • Sumut

Suku Tertua di Nusantara, Yang Pernah Ada & Yang Masih Ada

redaksi Juli 4, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

MEDAN- medanoke.com, Indonesia merupakan negara Kepulauan yang Plural dengan berbagai Suku bangsa, Bahasa Ras, Etnis, Agama, Ragam Budaya & Legenda.

Tercatat Indonesia memiliki lebih dari 300 Suku bangsa yang mendiami seluruh wilayah kepulauan di Indonesia. secara detail Indonesia memiliki 1.340 Suku bangsa yang tersebar dipenjuru Nusantara.

Adapun suku yang dianggap sebagai penghuni pertama yang mendiami kawasan Tanah Air Indonesia adalah (sesuai urutan);

1. Wajak
Suku Wajak merupakan suku tertua yang berada diurutan pertama. Kelompok suku ini mendiami wilayah yang ada di wilayah Jawa Timur.

Mengenai keberadaan suku Wajak belum diketahui sejarah & keberadanya.

Penyebabnya adalah dikarenakan, suku ini menghilang secara tiba-tiba hingga tidak diketahui keberadaannya.

2. Kerinci
Suku ini juga merupakan salah satu suku tertua di indonesia yang masih hidup hingga saat ini.

Suku Kerinci tergolong ke dalam ras Mongoloid serta penutur Austronesia.

Leluhur Austronesia ini bermigrasi dari tempat asal mereka di Kepulauan Taiwan dan wilayah Indo-China sekitar 5000-3500 tahun yang lalu.

3. Baduy
Suku ini tercatat masih eksis & mendiami wilayah yang ada di Jawa Barat. Menurut cerita yang tersiar di sekitar masyarakat, suku ini wajib menjaga alam sekitar dan lingkungannya.

Dalam kesehariannya, Suku Baduy tidak pernah mengenakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah & tidak mengunakan teknologi.

Mereka juga adalah masyarakat yang menutup diri mereka dari dunia luar.

Selain itu mereka juga memiliki keyakinan ta bu untuk didokumentasikan, khususnya penduduk wilayah Baduy Dalam.

4. Melayu
Tercatat dalam literatur sejarah dunia, suku Melayu sudah ada sejak abad kesebelas di Indonesia dan terkenal sampai ke beberapa negara, bahkan suku ini juga sudah tersebar sampai ke Benua Eropa.

Suku Melayu merupakan satuan kelompok etnis yang berasal dari orang orang Austronesia yang sampai sekarang menghuni wilayah Semenanjung Malaysia, wilayah timur bagian Sumatra dan wilayah wilayah lain di sekitar Pulau Sumatra, indonesia.

5. Dani
Suku Dani Papua, Perkampungan yang pertama kali diketahui di Lembah Baliem diperkirakan sekitar ratusan tahun yang lalu.

Suku Dani dikenal sejak ratusan tahun lalu sebagai petani yang terampil dan telah menggunakan alat perkakas yang pada awal mula ditemukan diketahui telah mengenal teknologi penggunaan kapak batu, pisau yang dibuat dari tulang binatang, bambu dan juga tombak yang dibuat menggunakan kayu galian yang terkenal sangat kuat dan berat.

6. Dayak
Suku Dayak sudah ada sejak 2000 tahun sebelum maschi, suku dayak adalah penduduk asli Pulau Borneo yang saat ini masih banyak tinggal di pedalaman Kalimantan.

Suku asli dayak mempunyai budaya maritim bahari, karena nam mereka banyak mempunyai arti dan berhubungan dengan sungai, karena banyaknya sungai yang terdapat di pedalaman Kalimantan.

Ciri khas Suku Dayak lain yang unik adalah tato, di mana tato ba masyarakat Dayak memiliki makna yang sangat mendalam.

7. Jawa
Suku Jawa juga merupakan suku tertua di Indonesia. Suku ini mendiami Pulau Jawa sejak zaman kerajaan Hindhu-Buddha. Suku ini memiliki pengaruh besar di Indonesia karena hampir sebagian wilayah di Indonesia ini dihuni oleh Suku Jawa.

Peradaban suku Jawa termasuk maju. Hal ini dap dibuktikan karena adanya peninggalan kerajaan-kerajaan besar yang berada di tanah Jaw. dan masih dapat dilihat hingga kini. Misalnya Candi Borobudur. Prambanan. Mendut. Singosari dan lainnya.

Semoga informasi yang disajikan ini dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca mengenai berbagai Suku yang pernah ada ataupun hingga saat ini masih mendiami Nusantara. (aSp/Ist)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: adat istiadat budaya Indonesia Nusantara pluralisme ragam Suku Tertua Yang Masih Ada Yang Pernah Ada

    Continue Reading

    Previous: Misteri 57 Ton Emas Bung Karno di Bank Swiss
    Next: Milad ke 77, SETARA minta Polri Stop Pasal Penodaan Agama

    Related Stories

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau
    • Budaya

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau

    April 25, 2026
    Kapal Internasional Perdana Sandar di Kuala Tanjung, Dorong Arus Logistik Sumut
    • Internasional
    • Sumut

    Kapal Internasional Perdana Sandar di Kuala Tanjung, Dorong Arus Logistik Sumut

    April 18, 2026
    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering
    • Konflik
    • Medan
    • Pengadilan Negeri

    Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Dato Nahari di Jalan Sunggal, PN Medan Laksanakan Konstantering

    April 15, 2026

    Trending News

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau 1

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau

    April 25, 2026
    Ombudsman Sumut Buka Posko Pengaduan Penahanan Ijazah, Harapan Baru bagi Siswa 2

    Ombudsman Sumut Buka Posko Pengaduan Penahanan Ijazah, Harapan Baru bagi Siswa

    April 25, 2026
    Aktivis Soroti Penanganan Korupsi di Sumut: Berani Tangkap, Tapi Tak Berani Menyentuh 3

    Aktivis Soroti Penanganan Korupsi di Sumut: Berani Tangkap, Tapi Tak Berani Menyentuh

    April 25, 2026
    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik 4

    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik

    April 24, 2026
    KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan 5

    KORSA : Hasyim SE, Dinilai Figur Paling Siap Pimpin Kota Medan Kedepan

    April 24, 2026

    You may have missed

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau
    • Budaya

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau

    April 25, 2026
    Ombudsman Sumut Buka Posko Pengaduan Penahanan Ijazah, Harapan Baru bagi Siswa
    • Ombudsman

    Ombudsman Sumut Buka Posko Pengaduan Penahanan Ijazah, Harapan Baru bagi Siswa

    April 25, 2026
    Aktivis Soroti Penanganan Korupsi di Sumut: Berani Tangkap, Tapi Tak Berani Menyentuh
    • Diskusi

    Aktivis Soroti Penanganan Korupsi di Sumut: Berani Tangkap, Tapi Tak Berani Menyentuh

    April 25, 2026
    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik
    • Pendidikan

    Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar UINSU. Kisah Prof A3 Menaklukkan Dunia Akademik

    April 24, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d