pemko medan

Medan – medanoke.com, Hari pertama kerja di tahun 2023, Kepala Dimas (Kadis) Komimfo Kota Mecan, Arrahmaan Pane, menggelar apel bersama (02/01/23)  yang di ikuti oleh seluruh jajaran di  halaman kantor Dinas Kominfo Kota Medan, Jalan Sidorukun No.35, Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara .
 
 
Hadir sebagai inspektur apel bersama, Kadis Kominfo Medan, Arrahmaan Pane menyatakan bahwa kinerja selama tahun 2022 merupakan upaya maksimal yang sudah dilakukan, namun pada tahun 2023 ini seluruh jajaran Dinas Kominfo Kota Medan harus lebih meningkatkan kinerjanya, khususnya bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
 
 
“Saya minta di tahun 2023 ini kita semua dapat lebih meningkatkan kinerja kita agar lebih baik dari tahun sebelumnya. Pahami setiap perubahan ASN yang ada sebab tuntutan bagi Dinas Kominfo Kota Medan kedepannya sangat besar.” Tegas Arrahmaan Pane dalam instruksinya.
 
 
Kembali mengingatkan bahwa, Dinas Kominfo Kota Medan memiliki peran sangat penting sebagai corong informasi bagi masyarakat dan perwakilan juru bicara bagi Pemerintah. Maka masyarakat perlu mengetahui pencapaian pembangunan yang telah dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui Dinas Kominfo Kota Medan.
 
 
“Kita harus mempublikasi informasi pembangunan dengan sebesar-besarnya kepada masyarakat, karena sudah banyak pembangunan yang telah dilakukan oleh Bapak Wali Kota untuk kota Medan.” Ujar Kadis yang baru saja dilantik Walikota Medan ini.
 
 
 
Mengakhiri pidatonya Arrahmaan Pane berpesan kepada seluruh bidang yang ada di jajaran Dinas Kominfo Kota Medan agar terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam menghimpun seluruh data dari seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan.
 
 
 
“Kepada seluruh bidang terus berinovasi meningkatkan pelayanan termasuk melengkapi data dari seluruh OPD karena ini akan berkaitan dengan aplikasi smart city kota Medan. Saya ingin seluruh informasi di kota Medan ada dalam genggaman sehingga kota Medan dikenal di seluruh daerah. Untuk itu saya butuh dukungan dari semua bidang untuk saling melengkapi kekurangan masing-masing.”pesan Arrahmaan Pane.(aSp)
 
 
 
 
 

MEDAN – medanoke.com, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kali ini menyoroti kebijakan pemasangan median (pembatas) jalan di Jl Karya Wisata, Kecamatan Medan Johoe, Medan, Sumatera Utara. Median jalan ini diduga dianggap sebagai solusi untuk mengatasi macet diwilayah tersebut, namun malah dinilai sebagai sumber kemacetan di kawasan yang kini menjadi salah satu kawasan pemukiman penduduk di wilayah selatan Kota Medan itu.
 
Salah seorang warga yang juga pengurus Perindo Sumut, Budianta Tarigan mengeluhkan mengenai kebijakan tersebut, Kamis (8/12/22). Median jalan yang baru saja dibangun ini sangat menyusahkan masyarakat, baik itu warga setempat maupun warga lain yang akan berkunjung ke karya wisata,  Aneh dan ide yang terkesan asal jadi.
 
“Harusnya ada kajian tentang di mana sumber macet, lalu di situ ditutup tengahnya. Tapi lewat itu dibuat titik putar. Kalau mau mematikan ekonomi masyarakat Johor, kenapa gak sekalian aja ditutup semua akses jalan supaya warga nggak bisa keluar masuk. Ekonomi masyarakat terganggu kalau begini. BBM mahal, tapi masyarakat disuruh muter-muter. Ini kan kerja tanpa punya kajian namanya,” jelas Budianta.
 
Berbahayanya lagi, sambung Budianta, ketiadaan putaran membuat sejumlah masyarakat melanggar aturan dengan memutar di persimpangan lampu merah.
 
“Ini kan justru jadi melanggar aturan karena putar balik di simpang lampu merah itu dilarang. Ini yg buat paham aturan atau tidak. Jangan sekedar waproyek-proyek tanpa memikirkan kepentingan masyarakat juga. Seharusnya silahkan buat pembatas jalan tengah tapi buat titik putar baliknya,” jelasnya.  
 
 
“Kita banyak menerima laporan dari warga yang mengeluh dengan keberadaan median jalan itu. Warga banyak protes karena keberadaan median jalan itu menyusahkan warga. Membuat warga harus memutar jauh sekali. Bikin boros dan tidak efisien,” kata Wakil Ketua DPW Perindo Sumut, Budianta Tarigan,
 
Budianta mengatakan, sebelumnya warga Medan Johor mengapresiasi langkah Wali Kota Medan memperlebar ruas jalan Karya Wisata, seiring dengan tingginya tingkat hunian di kawasan itu. Namun dengan penambahan median jalan yang saat ini dilakukan, justru menjadi kontraproduktif dengan pelebaran jalan tersebut.
 
“Di November 2022 lalu, awal pembatas jalan itu nggak sepanjang sekarang. itu pun ada 2 mobil yang menabrak pembatas jalan. Selain itu, sebaiknya median jalan itu tak perlu tinggi seperti sekarang. Jalan Karya Wisata itu bukan jalan tol, cukup yang wajar saja dengan ada 2 atau 3 titik putaran. Jangan buat kebijakan-kebijakan yang menyusahkan rakyat lah. Jangan menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.
 
Budianta pun meminta agar Pemerintah Kota Medan mengevaluasi pemasangan median jalan itu dan mengembalikan rekayasa lalu lintas di Jalan Karya Wisata seperti sebelumnya. (aSp)

Medanoke.com–Medan, Komisi III DPRD Kota Medan melakukan Sidak & langsung menutip tempat hibira  malam Holywings  Rabu (29/6/22). Tempat hiburan malam ini dinilai tidak mematuhi aturan dan regulasi yang diterapkan Pemko Medan.
 
“Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Komisi III DPRD Medan itu mengawasi seluruh tempat usaha yang ada di Kota Medan. Termasuk ke Holywings Merak Jingga malam ini, dan kita pastikan harus tutup. tegas Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, Afif Abdillah.
 
Holywings yang berada di Jalan Merak Jingga ini dipastikan melanggar belum memenuhi izin usaha. yang belum dipenuhi pemiliknya.
 
“Izin apa saja itu, biar Dinas PTSP yang menjelaskannya,” ucap Afif Abdillah yang didampingi Abdul Rahman Nasution dan Mulia Syahputra Nasution selaku anggota Komisi III kepada wartawan.
 
Komisi III, lanjut Afif, sangat mendukung tumbuh kembangnya berbagai bidang usaha di Kota Medan. “Ini sesuai dengan program dari Walikota Medan Bobby Nasution, untuk mempermudah para pemilik modal yang ingin membuka usahanya di kota Medan. Namun kami juga menghimbau, mereka harus mengikuti regulasi dan mematuhi peraturan yang berlaku,” tegasnya.
 
Sementara itu, Muliia Syahputra juga menekankan, bahwa pengawasan yang dilakukan komisi III secara konsisten, dengan sidak ketempat tempat usaha dan hiburan yang dinilai menyalahi atau tidak memiliki izin operasional.
 
“Untuk itu sekali lagi kami minta, agar para pengusaha yang menjalankan bisnisnya di kota Medan, untuk mentaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh Pemko Medan, dalam hal ini Dinas PTSP,” pungkasnya.
 
DPRD Kota Medan dan Pemko Medan mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha di Kota Medan. Namun sejalan dengan hal ini, pihak pengusaha harus mengikuti regulasi dan mematuhi peraturan yang berlaku dan diterapka. oleh pemko Medan.(aSp)

Medanoke.com-Medan, Dalam rangka menyambut hari jadi kota Medan ke 432,  DPRD Medan menggelar Rapat Paripurna Istimewa kamis (30/6/22).
 
Sidang yang diawali dengan tarian Marmean, tari multi etnis yang telah mengantarkan Provinsi Sumatera Utara sebagai penerima nominasi dalam HUT Bhayangkari ke 76 ini menambah meriah suasana.
 
Sidang Istimewa yang diipimpin oleh ketua DPRD Medan, Hasyim SE dan dihadiri oleh para anggota dewan, serta Walikota Medan Bobby Nasution yang hadir bersama Wakil Walikota Aulia Rachman. para pimpinan OPD juga turut hadir dalam kesempatan ini.
 
Dalam sidang ni, DPRD Kota Medan mengapresiasi kinerja dari rezim Bobby Nasution dalam merealisasikan lima program prioritas yang diusungnya. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE. Dirinya menyoroti bidang pendidikan yang menurutnya telah cukup baik. Salah satunya adalah anggaran beasiswa yang dikucurkan oleh pemerintah untuk anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya hal ini merupakan semangat untuk menempa generasi penerus bangsa terdidik dan mantap dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.
 
“Kita lihat ada anggaran yang dikucurkan, beasiswa bagi anak-anak SD dan SMP, itu membantu para siswa bersemangat lagi menempah pendidikan di sekolah masing-masing,* ujarnya.
 
Tak hanya itu, wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini juga  memaparkan bahwa, anggaran kesehatan dikucurkan oleh pemerintah cukup besar bagi peserta Badan Pelayanan Jasa Kesehatan (BPJS).
 
“Dari sisi kesehatan, untuk tahun 2022 ini sudah ada anggaran cukup besar untuk kepesertaan BPJS, dan sudah ada apa yang disampaikan pak wali tadi; rencana 2023 program Universal Health Coverage (UHC) menjadi andalan di pelayanan kesehatan,” sambungnya.
 
Saat ini, warga Kota Medan dapat berobat dan layanan kesehatan secara graris, dengan hanya memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS.
 
“Ini merupakan terobosan diprioritas pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

HUT Kota Medan Ke 432

Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam pemaparanya pada rapat paripurna siap menyambut hari ulang tahun Kota Medan ke 432 tahun yang jatuh tepat pada tanggal 01 Juli setiap tahunnya.
 
Selain itu, Bobby juga memaparkan berbagai upaya dalam menanggulangi banjir di Kota Medan dan juga telah bekerja secara optimal dalam pencegahan banyaknya air tergenang.
 
“Ada pun upaya pemerintah Kota Medan dalam menanggulangi banjir telah melakukan ratusan pembangunan drainase,” paparnya.
 
Berbagai pembenahan pada fasilitas umum juga telah dilaksanakan secara maksimal selama ia menjadi Wali Kota Medan sejak tahun 2021. Saat ini tercatat bahwa Pemko Medan telah melaksanakan perbaikan perbaikan jalan yang berlubang dan mengaspalnya sepanjang ribuan kilometer. Selain itu pegecoran dan pembuatan jalan beton untuk gang ataupun lorong lorong di kota Medan.
 
“Alhamdulillah pada tahun 2022 ini sebanyak 89 ruas dengan total panjang 20.125,5 m telah dilakukan perbaikan,” ucapnya bersyukur.
 
Selain itu terkait permasalahan kebersihan di Kota Medan, pemerintah akan memprioritaskan program kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
 
“Adapun kebijakan untuk menangani kebersihan antara lain; pengelolaan sampah yang sebelumnya ditangani dinas kebersihan Kota Medan, kini diserahkan pada kecamatan,” pungkasnya.

Medanoke.com-Medan, LPJ APBD & Ranperda Kota Medan diterima oleh Fraksi Nasdem DPRD Medan untuk dijadikan Perda.
 
Hal ini disampaikan Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos dalam Pendapat Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Medan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun 2021 dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Hasyim serta dihadiri Walikota Medan, M Bobby Nasution, Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman serta Forkopimda, Senin (27/6/22).
 
Adapun realisasi APBD Tahun 2021 diantaranya, Pendapatan sebesar Rp5.023.080.034.608,29, Belanja Rp4.499.145.144.311,87 dan Surplus Rp523.935.202.296,42. Sedangkan pembiayaan penerimaan Rp662.661.218 417,83, untuk pengeluaran pembiayaan netto,Rp662.661.218.417.83 dan Silpa Rp1.146.596.420.714,25.
 
Selanjutnya Antonius membacakan pandangan Fraksi Partai Nasdem tentang beberapa saran agar mencari solusi tunggakan BPJS karena Pandemi Covid19. Bahkan dari aspirasi yang diterima dari masyarakat mencapai Rp18 juta, sehingga saran kami sebaiknya bagi warga yang membayar 3 atau 6 bulan dianggap lunas sehingga ini menjadi masukan bagi Pemko Medan.
 
Selain itu juga mendukung Pemko Medan untuk segera mempercepat pelaksanaan Universal Health Coverge (UHC) agar dipastikan seluruh masyarakat Kota Medan terjamin kesehatan melalui BPJS PBI dan memastikan masyarakat yang tertunggak bisa terlayani di fasilitas kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
 
Demikian juga dalam sarana dan prasarana harus menjadi perhatian, seperti sistem drainase di Kota Medan yang kerap tergenang air hingga merendam pemukimam penduduk yang tentunya ini harus menjadi perhatian, termasuk jalan, sarana pendidikan dan kesehatan serta bantuan sosial.(aSp)

Medanoke.com- Medan, PUD Pasar Medan mengadakan pengundian sejumlah kios di Pasar Aksara yang nantinya akan ditempati pedagang eksisting, Selasa (22/6/22).
 
Pengundian ini dibuka oleh Dirut PUD Pasar Medan Suwarno dengan disaksikan Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah dengan didampingi anggota Komisi III lainnya antara lain Mulia Syahputra Nasution, Rizky Nugraha, Irwansyah, Hendri Duin, dan Abdul Rahman Nasution. Hadir pula Dirops PUD Pasar Ismail Pardede, Dirkeu/Adm PUD Pasar Fernando Napitupulu, dan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi.
 
Adapun pengundian meliputi kios untuk toko emas, dan kelontong, gilingan cabe/bumbu, beras, kukur kelapa, pecah belah, makanan/minuman, dan cabut bulu ayam.
 
Dirut mengatakan pengundian ini merupakan langkah awal agar Pasar Aksara di Jalan Masjid, Desa Medan Estate, Deliserdang, bisa segera dioperasionalkan.
 
Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah menerima aspirasi pedagang
Dirut menjelaskan, kedatangan anggota Komisi III DPRD Medan menandakan bahwa pengundian berjalan transparan. “Setelah hampir 6 tahun lebih menunggu, akhirnya kita sampai ke tahap ini. Semoga pengundian berjalan lancar, supaya pasar ini bisa beroperasi dan mendukung bangkitnya perekonomian masyarakat, khususnya pedagang di Pasar Aksara,” kata Dirut.
 
Sementara itu, Ketua Komisi III Afif Abdillah mengungkapkan kedatangan mereka melihat proses pengundian sebagai bagian dari menjalankan fungsi pengawasan. “Apa yang dilakukan hari ini untuk melihat prosesnya berlangsung secara jujur dan adil. Selama prosedur dijalankan, maka tidak ada masalah,” ujar Afif.
 
Ketua Nasdem Medan ini berharap agar pasar bisa dioperasionalkan secepatnya. Bila pasar sudah beroperasi, maka diharap dapat mendorong pemulihan ekonomi di Medan. Afif menambahkan, Komisi III akan mendukung langkah PUD Pasar dalam memajukan pasar di Medan.
 
“Nanti setelah pasar dibuka, mudah-mudahan lebih ramai dari sebelumnya,” pungkas Afif. (aSp)

Medanoke.com-Medan,
Berbagai pertunjukan seni dan kreatifitas ditampilkan pada Beranda Kreatif yang digelar Pemko Medan di halaman depan kantor Wali Kota Medan mampu menarik perhatian warga maupun wisatawan untuk menghadiri event tersebut.

Wali Kota Bobby Nasution menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif serta pengembangan UMKM di Kota Medan. UMKM diketahui mampu memperluas lapangan kerja dan memberi pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat.

Selain menampilkan pertunjukan seni, warga yang hadir untuk menghabiskan malam akhir pekannya juga dapat menikmati berbagai olahan produk UMKM baik berupa makanan dan minuman, fashion maupun produk unggulan lainnya pada stand yang telah disediakan.

UMKM yang dibentuk LSM Strategi melalui pemberdayaan kader dari berbagai dewan pimpinan utamanya yang berdomisili di Kota Medan maupun Kab Deli Serdang dan sekitarnya ikut serta meramaikan event Beranda Kreatif seperti yang terlihat pada Sabtu (18/6) lalu.

Berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, Pemerhati Wanita dan Anak Tertindas (Perwati) LSM Strategi turut mempromosikan produk dagangan UMKM makanan dengan sebutan “Dapoer Strategi” di Beranda Kreatif Medan.

Nining Titi Sundawa, Ketua DPP LSM Strategi yang notabene nya merupakan Istri dari Alm Pendiri Kakanda M. Yusuf Siregar / Boy Siregar berharap agar pengembangan UMKM yang telah dibentuk LSM Strategi dapat menjadi kesempatan kerja bagi para kader untuk mencari nafkah dan menambah penghasilan, mengakhiri. (afm)

Medanoke.com- Medan, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Kampus UNIVA (MPM UNIVA) Medan melalui ketuanya, Ismail Pandapotan Siregar mengapresiasi kinerja walikota Medan, Boby A Nasution dan jajaran Pemko Medan, atas kepedulianya terhadap umat Islam di Kota Medan melalui Program Mudik Gratis Lebaran 2022.  
 
Apresiasi dan ucapan terimakasih yang dialamatkaan ke Bobby A Nasution ini dirasa  tidak berlebihan dan malah sangat pantas diucapkan, karena progrsm “Mudik Gratis” ini dilaksanakan hanya di Jabodetabek dan Pemko Medan saja di wilayah Indonesia.

“Kami dari MPM UNIVA Medan mengucapkan rasa terimakasih dan mengapresiasi kinerja Wali Kota Medan, Bapak Boboiy Afip Nasution, SE beserta seluruh jajaran Pemko Kota Medan yang telah memberikan pelayanan yang sangat baik dan sangat membantu bagi masyarakat”, ujar Ismail Pandapotan Siregar, seraya mengacungkan dua jempol.

Persyaratan mudik gratis 2022 ini pun sangatlah mudah, Pemko Medan hanya meminta KTP pemudik, dan mengisi formulir pendaftaran. Jika berhasil daftar mudik gratis 2022, masyarakat harus mengambil tiket dan daftar ulang di Posko Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan di Lapangan Merdeka saat itu.

Sebagai ketua dari MPM UNIVA Medan, Ismail Pandapotan Siregar berharap kepada walikota Medan dan Pemko Kota Medan, untuk tetap menjalankan program yang pro rakyat ini pada tahun yang akan datang dengan jangkauan rute yang lebih luas. (aSp)​

Ketua DPRD Medan Minta
Pemko – KAI Bangun Kembali
40 Rumah Korban Kebakaran

Medanoke.com – Medan
Di sela kunjunganya ke para korban kebakaran, Ketua DPRD Medan Hasyim, SE, meminta Wali Kota Bobby Nasution untuk berkolaborasi dengan manajemen PT KAI guna membangun kembali 40 rumah warga Jalan Wahidin, Kecamatan Medan Area, yang ludes dilahap si jago merah pada Minggu dini hari (1/5/2022).

Hasyim SE, Ketua DPRD Medan mengatakan, kita minta Pemko Medan bisa berkolaborasi dengan pihak PT. KAI Tujuannya apa supaya ya bisa dibangun kembali rumah warga korban kebakaran yang melanda tadi pagi. “Pembangunan rumah korban kebakaran tidak bisa dilaksanakan jika tidak ada izin dari PT. KAI” Minggu (01/05/2022) saat ditemui di lokasi kebakaran.

Menurutnya, jika memang pihak PT KAI membereskan atau memberi izin dibangunnya rumah korban kebakaran. Kita akan menggalang dana dari berbagai yayasan dan para pengusaha serta lembaga lainnya demi terwujudnya rumah a masyarakat korban kebakaran “Sebagaimana rumah korban kebakaran digang Bakung dikelurahan Tegal Sari 1 Kecamatan Medan Area” jelasnya.

Hasyim SE Ketua DPC PDIP Perjuangan kota Medan meminta, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan agar memperhatikan kesehatan dari masyarakat korban kebakaran. Apalagi banyak anak-anak dari 154 warga korban kebakaran. ” kita juga apresiasi  Pemko Medan, karena sudah dengan gerak cepatnya membangun tempat penginapan sementara  bagi warga korban kebakaran” terangnya.

Lanjutnya, kita juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan berupa secara moril dan materil. Sehingga kebutuhan untuk makan dan minum sudah terpenuhi. “Tinggal menunggu izin dari PT KAI dalam membangun rumah warga korban kebakaran” terangnya.

Sementara itu,  Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution juga meninjau, para korban kebakaran dan  memerintahkan dinas terkait agar segera mencari tempat tinggal sementara bagi para korban kebakaran.

“Kurang lebih 154 warga jadi korban musibah ini. Sebagian sudah mengungsi ke rumah saudara. Dan sembilan di antara korban ada yang akan merayakan lebaran besok,” kata Bobby.

Selain mencarikan tempat tinggal sementara, Bobby juga memperhatikan fasilitas untuk para korban. “Tempat tinggalnya disiapkan. Fasilitasnya seperti selimut, sleeping bag, bad cover, hingga makanan untuk yang merayakan lebaran itu akan segera kami sediakan,” kata Bobby.

Beruntung tak ada korban luka atau meninggal dunia pada musibah tersebut. “Tapi yang luka-luka ringan harus segera diobati,” lanjut Menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby Nasution juga mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan jalur untuk keadaan darurat di setiap pemukiman. Sebab diketahui petugas pemadam sulit masuk ke akses lokasi kejadian akibat kondisi sempit.

“Kita imbau terus, itu selalu saya sampaikan agar warga segera melaporkan jika pemukiman tak ada fasilitas darurat. Kepada BPBD saya juga sudah minta agar disosialisasikan, apalagi ini dekat dengan rel kereta api,” pungkas mantu RI 1 ini.(aSp)

Tidak berfungsinya drainase secara efektif ini terlihat mulai dari Jalan Penampungan 2 ujung, hingga ke persimpangan Jalan Penampungan 1 dan simpang Jalan Persatuan. Drainase yang biasanya menjadi tempat menyalurkan pembuangan air kotor ataupun limbah rumah tangga agar mengalir dan menjauh dari lingkungan penduduk, agar hingga ke hulu
 
Saluran tempat pembuangan limbah rumah tangga dan pembuangan air kotor ini (Drainase) tersumbat akibat menumpiuknya emdapan lumpur menahun disaluran ini, puncaknya saat turun hujan, Jalan Penampungan 2 akan tergenang akibat luapan dari parit (drainase) yang sudah tidak mampu menahan debit air yang masuk. selain itu, tidak efektifnya fumgsi drainase ini menimbulkan masalah bagi kesehatan warga karena genangan air tersebut akan menjadi sarang yang ideal nagi larva jentik nyamuk Aides Agipty penyebab demam berdarah demgue.
 
 
Salah seoramg warga yang tberdomisili di Jalan Penampungan, Nainggolan menyatakan bahwa masalahan parit tersumbat karena pada sisi kiri bagian bawah drainase, terdapat banyak endapan lumpur dan sampah yang semakim lama semakin menumpuk.
 
“Bagaimana air bisa mengalir bang, waparkirnya saja tidak rata, sehingga air tergenang. Harus dikorek dan diratakan agar air dapat lancar terus mengalir sampai ke Simpang Jalan Persatuan,” ucap Nainggolan pada Rabu (16/3/22).
 
Nainggolan mengaku bahwa sudah pernah dia sampaikan ke Kepling dan Lurah. lalu pada saat reses dewan pun sudah pernah disampaikan oleh warga lainnya. Nainggolan berharap, wakil rakyat dapat menyampaikan aspirasi mereka ke pemko Medan agar segera menorma exlisasi parit (draimase) disekitar  lingkungan tempar tiinggal mereka (Jalan Penampungan 2).
 
“Kalau harus gotong royong, kami warga pun siap, demi kebersamaan,”terangnya.
 
Terkait hal ini, anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung siap menampung keluhan warga dan akan meneruskan aspirasi warga ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan yang membidamginya.
 
” Terimakasih atas informasinya dek, masalah ini memang kita sudah pernah mendengarnya pada saat pelaksanan Reses bulan lalu. Memang kita akan mencoba benahi semua masalah drainase yang ada di kelurahan Helvetia Timur dan kelurahan lainnya di Kecamatan Medan Helvetia,”ujar Duma melalui WA pribadinya.(aSp)